Dunia

Ahli Teroris: Akan Ada Osama yang Lain

Al-Qaeda bukanlah kelompok kecil yang bisa runtuh hanya dengan kematian Osama.

Senin, 2 Mei 2011, 11:35 WIB
Denny Armandhanu
Osama bin Laden Tewas (AP Photo/Mazhar Ali Khan)

VIVAnews - Kematian Osama bin Laden di tangan pasukan khusus Amerika Serikat di Pakistan tidak lantas membuat dunia jadi lebih aman. Akan ada Osama-osama yang lain yang akan meneruskan teror Al-Qaeda di seluruh dunia.

Pernyataan ini disampaikan ahli terorisme global dari Universitas Monash, Australia, Greg Barton. Dilansir dari laman Brisbane Times, Senin, 2 Mei 2011, Barton mengatakan Al-Qaeda bukanlah kelompok kecil yang bisa runtuh hanya dengan kematian Osama.

"Al-Qaeda telah menjadi sebuah organisasi yang berada di seluruh dunia berdasarkan letak geografis, jadi kematian Osama tidak akan merubah hal itu."

Al-Qaeda, ujarnya, memiliki banyak pemimpin yang lebih mumpuni dibandingkan Osama. Barton menjelaskan, posisi Osama akan segera digantikan orang lain, dan akan begitu seterusnya sampai entah kapan.

"Akan ada yang menggantikan posisinya. Osama bukanlah seorang intelektual atau seorang penulis hebat, Dia hanyalah seorang pemimpin karismatik di antara yang lainnya. Dia terkenal karena telah berhasil kabur dan bersembunyi sekian lama," ujar Barton.

Karisma yang dimiliki Osama, ujarnya, tidak banyak dimiliki oleh pemimpin dan intelektual lainnya. Namun, Barton yakin posisi Osama akan dengan mudah digantikan, dan pergerakan Al-Qaeda tidak lantas akan berakhir dengan kematian satu orang.

Barton juga memperingatkan AS dan para sekutunya akan popularitas Osama yang akan menanjak jika mereka tidak berhati-hati dalam pemberitaan. "Saya kira dia (Presiden Barack Obama) akan mengambil langkah yang hati-hati dan terukur, jika tidak ini malah akan menjadi senjata makan tuan," ujar Barton.

"Bagi banyak orang, Osama adalah seorang martir, jadi jika AS menyampaikan pernyataan yang menghujat Osama atau menjelek-jelekannya seakan-akan dia iblis, hal ini hanya akan menambah popularitas Osama di antara para pendukungnya," lanjut Barton lagi.

Osama dilaporkan tewas pekan lalu di luar kota Islamabad, Pakistan pada operasi gabungan antara tentara AS dengan pasukan Pakistan. Saat ini, jasad Osama sudah berada di pihak keamanan AS.

Hasil tes DNA telah terkonfirmasi bahwa jasad itu adalah milik Osama bin Laden. Menyusul kepastian tersebut, Presiden AS Barack Obama menggelar keterangan pers mendadak di Gedung Putih, jelang tengah malam. (adi)

• VIVAnews
Rating
Komentar
mcheroe
03/05/2011
kita mesti hati-hati akan serangan terorist pasca meninggalnya osama..!!!!
Balas   • Laporkan
kevin jack
02/05/2011
Navy seals siap membunuh kalian semua.. mau osama lain keg..osama -sama keg..osama bin atang keg.. pkok nya jadi kotoran kalian semua..!!!
Balas   • Laporkan
iron maiden
02/05/2011
mau ada osama lagi ya tinggal dilibas sama saya,ngakunya pejuang tapi ngumpet mulu, itu namanya pengecut, kalau brani tangan kosong 1 lawan 1 dah mati dari dulu
Balas   • Laporkan
tola-tole
02/05/2011
IT"S OK MR BARTON, DO NOT WORRY, BE HAPPY.........
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ