Dunia

Bush Tuding Hamas Teror Israel

Presiden Amerika Serikat itu mengecam serangan balasan pejuang Palestina ke Israel.

Sabtu, 3 Januari 2009, 10:19 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Presiden AS George W.Bush (AP Photo)

VIVAnews - Presiden George W Bush, Jumat waktu setempat, mengatakan roket-roket yang diluncurkan kelompok militan Palestina, Hamas, kepada Israel sebagai sebuah 'aksi teror'. "Tindakan itu sungguh tak dapat diterima," kata Bush.

Dia juga mengatakan, gencatan senjata itu juga menunjukkan perlunya monitoring penyelundupan senjata kepada Hamas. Tanpa ada monitoring, kata Bush, gencatan senjata di Gaza akan sulit diakhiri. "Hanya mengandalkan janji dari Hamas untuk gencatan senjata merupakan tindakan sia-sia," ujarnya.

Dalam pidatonya yang disampaikan dalam rekaman radio, Bush menyatakan tengah melakukan upaya diplomatik untuk terciptanya sebuah gencatan senjata yang terhormat.

Seperti dikutip Associated Press, pidato pertama Bush menanggapi tragedi paling berdarah di Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir, itu disiarkan pada Sabtu pagi ini, 3 Januari 2009.

Jalur Gaza memanas setelah Israel melancarkan serangan udara atas kelompok militan Palestina, Hamas, sejak  27 Desember lalu. Sedikitnya 422 korban tewas, dan sekitar 2.000 orang cedera. Sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak. Atas serangan itu, pejuang Palestina pun melakukan serangan balasan dengan mengirim roket ke wilayah Israel pada Senin, 29 Desember 2008.

• VIVAnews
Rating
Komentar
hana
15/07/2010
Betul tuh setuju bgt siapa menabur dia yg menuai,kalo udah menuai hasil perbuatan baru teriak lebih kencang dari pada bom...biar dunia melihat dan iba tp lama2 dunia jg akan tau siapa yg salah dan benar
Balas   • Laporkan
bayoe07
05/01/2009
siapa yang menabur dia akan menuai... klo ga mo menderita jgn memulai duluan untuk mencari keributan..
Balas   • Laporkan
java
04/01/2009
seorang presiden yang bodoh, dengan analisa yang bodoh, dan janji-janji yang bodoh, dan solusi yang bodoh. dia hanya akan berhenti bicara jika HANYA amerika dan negara sekutu dan negara yahudi yang memiliki kekuatan senjata. Negara lain tidak boleh memil
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ