Dunia

Indofood Tanggapi Larangan Indomie di Taiwan

Produk yang diberitakan bukanlah mie instan ICBP yang ditujukan untuk pasar Taiwan.

Senin, 11 Oktober 2010, 09:40 WIB
Renne R.A Kawilarang
   

VIVAnews - Produsen Indomie menegaskan bahwa produk mie instan mereka yang diekspor ke Taiwan telah sepenuhnya memenuhi persyaratan dari pihak berwenang setempat. Pihak produsen tengah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin bahwa produk Indomie yang dijual di Taiwan selama ini aman untuk konsumen.

Demikian pernyataan dari produsen Indomie, PT Indofood CBP Sukses Tbk (ICBP). Pernyataan itu menanggapi pemberitaan di media massa Taiwan baru-baru ini mengenai bahan pengawet Indomie yang dinyatakan terlarang.

Pihak berwenang Taiwan Jumat pekan lalu mengumumkan penarikan semua produk mie instan Indomie dari pasaran karena diduga mengandung sejumlah unsur yang berbahaya. Selain di Taiwan, dua jaringan supermarket terkemuka di Hong Kong untuk sementara waktu juga tidak menjual mie instan yang populer di Indonesia itu. 

Menurut laman harian Hong Kong, The Standard, pihak berwenang di Taiwan menyatakan bahwa Indomie yang dijual di negeri mereka mengandung dua bahan pengawet yang terlarang, yaitu methyl p-hydroxybenzoate dan benzoic acid. Dua unsur itu hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik.

Sebagai produsen Indomie, ICBP meluruskan berita demikian. "Produk mie instan yang diekspor oleh Perseroan ke Taiwan telah sepenuhnya memenuhi peraturan dari Departemen Kesehatan Biro Keamanan Makanan Taiwan," demikian pernyatan tertulis ICBP yang diterima VIVAnews, Senin 11 Oktober 2010.

ICBP berkeyakinan bahwa pemberitaan mengenai mie instan yang muncul di media massa Taiwan "bukanlah produk mie instan ICBP yang ditujukan untuk pasar Taiwan." 

ICBP telah mengekspor produk mie instan ke berbagai negara selama lebih dari 20 tahun. "Perseroan senantian berupaya memastikan bahwa produknya telah memenuhi peraturan dan ketentuan keselamatan makanan yang berlaku di berbagai negara dimana produk mie instannya dipasarkan," lanjut ICBP.

Direktur ICBP, Taufik Wiraatmadja, bahwa pihaknya telah sepenuhnya memenuhi panduan dan peraturan yang berlaku secara global, yang ditetapkan oleh CODEX Alimentarius Commission, yaitu sebuah badan internasional yang mengatur standar makanan.

"Terkait pemberitaan ini, saat ini kami tengah meninjau situasi di Taiwan, dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan konsumen kami di Taiwan dan di berbagai negara lain," kata Wiraatmadja. (hs)

baca juga

Kronologi kasus dugaan pelecehan seks finalis Indonesian Idol

Finalis Indonesian Idol kenal korban 4 bulan lalu

Pasha melamar Adelia Wilhelmina

Kado Perpisahan Lorenzo Buat Rossi

Bank Dunia Rekrut Mantan Bawahan Sri Mulyani

Semua Berita Soal Larangan Indomie di Taiwan

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Red
12/10/2010
Nah ini dia....Menurut produsen...Indomie yang diexpor memenuhi standar kesehatan disana. Apa ada STANDAR GANDA...? yang di indonesia mengandung p-hydroxybenzoate dan benzoic acid nggak yaah...? Perlu klarifikasi juga donggg
Balas   • Laporkan
criss
12/10/2010
comment saya cuma satu klo mau sehat jgn banyak2 makan mie instan..karena itu anjuran para dokter..klo masala pemerintahan sudah bisa ditebak..paling sebentar lg kluar cerita baru mie instan sudah bebas dari zat berbahaya..ayo ramai2 makan indomie..
Balas   • Laporkan
sbies.sandy
12/10/2010
maksudnya gimana nih, kalau produk utk tujuan ekspor sdh sesuai standar int'l shg berbeda dgn produk yg dijual utk pasar lokal...?? jadi yg kita makan tiga kali sehari itu yg beracun...??
Balas   • Laporkan
Om Sammy
11/10/2010
Indomie di pasar taiwan berbeda dgn yg di indonesia, artinya yg beracun utk org indonesia. Tapi karena kita udah sering makan bahn beracun baik itu ikan, bakso, tahu dll makanya kita immun dan awet. Makannya brg pengawet trusssss.
Balas   • Laporkan
arjuna
11/10/2010
in..do..mie.... seleraku........tetap makaan kedua orang indonesia setelah nasi...ada mie yang dicekal di Indonesia adalah miyabi.
Balas   • Laporkan
nurhasan
11/10/2010
berarti kalau ada bencana bantuan makanannya jangan produk mie instan. ganti ransum buat tentara aj, biar sehat dan kuat
Balas   • Laporkan
rahmi
11/10/2010
ICBP berkeyakinan bahwa pemberitaan mengenai mie instan yang muncul di media massa Taiwan "bukanlah produk mie instan ICBP yang ditujukan untuk pasar Taiwan." jadi yang ditujukan untuk pasar mana?? dalam negeri?????? Masya Allah......
Balas   • Laporkan
Kampanye
11/10/2010
Ga mungkin ditarik ni produk jamin dah.... presiden ajah kampanye pake produk ini kok... jadi ga mungkin di tarik...walau mengandung racun ular skalipun...jadi tindakan yang paling bener adalah masak dari bahan2 alami...setuju???
Balas   • Laporkan
oshien
11/10/2010
heemmmmm kecewa bgt... menghalal kan dengan segala cara.. padahal itu mie favorit ku..... pantesan wajah ku tambah cantik wkwkwkwkkw
Balas   • Laporkan
ADHI
11/10/2010
hahahaha.. saduran dari berita Sebagai produsen Indomie, ICBP meluruskan berita demikian. "Produk mie instan yang diekspor oleh Perseroan ke Taiwan telah sepenuhnya memenuhi peraturan dari Departemen Kesehatan Biro Keamanan Makanan Taiwan," demikian perny
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ