Dunia

Inilah Wajah Asli Bulan: Lebih Bopeng!

Bulan diketahui dibombardir asteroid atau komet kala satelit Bumi itu masih berusia muda.

Minggu, 19 September 2010, 05:29 WIB
Elin Yunita Kristanti
Peta kawah bulan terbaru (NASA/LRO/LOLA/GSFC/MIT/Brown)

VIVAnews - Kata-kata rayuan 'wajahmu cantik seperti Bulan' sudah lama tidak mempan. Semua orang tahu, Bulan tak sehalus dan cemerlang kelihatannya.

Kini, studi terbaru Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) -- berdasarkan pengamatan satelit Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) -- menguak wajah Bulan yang sesungguhnya. Lebih bopeng!

Bulan diketahui dibombardir asteroid atau komet kala satelit Bumi itu masih berusia muda. Peta topografi Bulan terbaru yang dikeluarkan NASA menunjukkan, permukaan Bulan lebih kompleks dan parah dari yang diperkirakan sebelumnya.

Hasil pengamatan satelit Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) ini muncul dalam tiga makalah yang dimuat dalam jurnal, Science edisi 17 September 2010.

Ilmuwan untuk kali pertamanya membuat katalog kawah besar di Bulan. Para ilmuwan juga telah membuat studi detail soal mineral Bulan, serta mengidentifikasikan area dengan komposisi kaya silika yang tak biasa.

"Untuk kali pertamanya, kita benar-benar mendeteksi seberapa kompleks permukaan Bulan," kata ilmuwan Jet Propulsion Laboratory NASA, Benjamin T. Greenhagen, seperti dimuat Space.com.  "Ada sedikit pergeseran paradigma," tambah dia.

Berdasarkan data satelit, para ilmuwan memetakan kawah Bulan -- termasuk 5.185 kawah besar yang berdiameter 20 kilometer, bahkan lebih lebar.

Data ini adalah jendela ke masa lalu Bulan -- mengungkapkan bagian mana dari bulan yang paling bopeng, mana permukaan bulan yang lebih tua, dan area mana yang telah ditutupi material baru sebagai hasil proses vulkanik. Para ilmuwan menemukan, area Bulan yang berusia lebih tua, salah satunya, dekat dengan sisi selatan.

Salah satu fitur kawah adalah South Pole-Aitken, yang diduga merupakan cekungan paling tua di Bulan. Itu bisa adalah petunjuk unik tentang sejarah bulan, dan cerita tentang awal tata surya  pada umumnya.

"Temuan itu memberitahu kita tentang saat-saat tata surya kita masih bayi," kata pemimpin studi, James W. Head III yang juga seorang ahli geologi planet di Brown University.

"Jelas kita dapat mencari tahu dan belajar lebih banyak dengan misi di masa depan, menggunakan robot atau sebaliknya Ada begitu banyak yang harus dilakukan.."

Seperti dimuat situs Telegraph, bukti yang ditemukan di Bulan mendukung anggapan bahwa Bulan dan Bumi secara terus menerus dibombardir asteroid besar sekitar 3,9 miliar juga tahun lalu. (umi)

baca juga

Geger di twitter, Miyabi Meninggal Dunia

Rejeki Selangit Prikitiew Sule

Imam Sudjarwo Resmi Bintang Tiga

Parfum Teraneh, dari Aroma Ganja Hingga Darah

Anggaran Kunjungan Luar Negeri DPR Rp19 Triliun?

Pesta Erotis Rihana


 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
binbin17
16/11/2010
kalo datang bulan??
Balas   • Laporkan
ifut
30/10/2010
di amplas aja biar halus, di indonesia banyak tukang pada nganggur.. lumayan dapat job baru.
Balas   • Laporkan
Ronald
06/10/2010
subhanallah walhamdulillah wa la ilahailallah allahuakbar
Balas   • Laporkan
chloe
30/09/2010
makanya pake che fuk donk biar mulus...
Balas   • Laporkan
Raden
20/09/2010
Alhamdulillah... untung bkn bumi yg bopeng gtu.
Balas   • Laporkan
purnama dewi , Bali
20/09/2010
iych,,,Walaupun dia bopeng setidaknya dia masi bisa menerangi langkah kita di malam hari, Setidakya Bulan Maci ada baiknya,,, berterimakasihlah kpada BULAN teman,,
Balas   • Laporkan
soni
20/09/2010
adu gila banget^_^
Balas   • Laporkan
anti pusink
20/09/2010
mang gue pikirin! mo bopeng mo mulus kaga da untungnya...
Balas   • Laporkan
faylani
20/09/2010
oh jdi kya gtu gmbr blan bopeng
Balas   • Laporkan
MUTIA
20/09/2010
mitoz z kale
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ