VIVAnews - Otoritas Gereja Katolik di Vatikan mengecam rencana seorang pemimpin sekte Evangelis di Amerika Serikat (AS) untuk menggelar aksi bakar al-Quran pada 11 September 2010. Menurut Vatikan, rencana Pendeta Terry Jones itu "tercela dan berbahaya."
Demikian pernyataan Vatikan melalui Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama, Rabu, 8 September 2010. "Setiap agama berhak untuk menghormati dan melindungi kitab suci, tempat ibadah, dan simbol keagamaan masing-masing," ujar Vatikan.
Vatikan pun sama sekali tidak bisa menerima alasan Jones bahwa pembakaran kitab suci itu dalam rangka memperingati tragedi serangan teroris di Amerika Serikat pada 11 September 2001. "Serangan teror itu tidak boleh dibalas dengan sikap yang tercela dan berbahaya atas suatu kitab yang dipandang suci oleh para pemeluk agama yang bersangkutan," ujar Vatikan.
Penolakan umum terhadap kegiatan ini telah dikeluarkan oleh berbagai organisasi keagamaan di AS termasuk oleh: National Association of Evangelicals (NAE – Asosiasi Evangelis Nasional), the Southern Baptist Convention (Konvensi Baptis Selatan), the Anti-Defamation League (Liga Anti-Penghujatan) dan bahkan oleh gereja-gereja lain di Gainesville, Florida.
Komandan Pasukan AS di Afghanistan, Jenderal David Petraeus, mengecam keras rencana ini dan para aparat pemerintah lokal di Gainesville telah berusaha untuk mencegah dilaksanakannya kegiatan keji yang tidak menghormati toleransi antaragama ini. Penolakan juga dilontarkan Menteri Luar Negeri AS dan Sekretaris Jenderal PBB serta komunitas lintas agama di manca negara. (Associated Press)
benar kata kata arismunandar1, pada saat Nabi Muhammad SAW menghancurkan berhala di sekitar masjidil haram, ada satu patung yang tidak di hancurkan dan di selimuti jubah beliau, itu adalah patung Siti Maryam dan Nabi Isa SAW. Beliau menghormati Nabi Isa A
Selamat 'Iedul Fitri tuk sluruh muslim. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Allah menerima (ibadah) kita. Mohon maaf lahir dan bathin. Allahu Akbar.
Kita akan perang (jihad), bila kita nyata-nyata diperangi secara fisik. Bila hanya provokasi, kita jgn terpancing. Penghinaan, penistaan dan pembakaran Al Qur'an hanya tindakan sia-sia dan tak akan menghancurkan Islam dan muslim. Kita hrs perkuat kesabara
Allahpun melarang kita mencaci maki sesembahan (keyakinan) umat lain, krn mrk nanti akan mencaci maki Allah dgn tanpa pengetahuan (kendali). Demkian jg dgn kitab2 suci mrk. Krn sesungguhnya, Zabur, Taurat, Injil dan Mushaf adlah kitab suci dr Allah juga.