Dunia

Inilah Mengapa Gempa Tak Sampai Makan Korban

Gempa di Selandia Baru tidak memakan korban jiwa. Di Haiti, gempa tewaskan 230.000 jiwa

Sabtu, 4 September 2010, 18:59 WIB
Renne R.A Kawilarang
Warga Selandia Baru di Christchurch usai dilanda gempa bumi (AP Photo/NZPA, David Alexander)

VIVAnews - Gempa bumi berkekuatan 7,1 SR di Selanda Baru Sabtu pagi tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya dua warga yang terluka. Situasi ini sangat berbeda dengan gempa di Haiti Januari lalu. Berkekuatan 7 SR, bencana di negara Amerika Tengah itu justru menewaskan 230.000 jiwa.

Dua peristiwa yang serupa namun dengan dampak yang sangat kontras itu disebabkan sejumlah faktor, diantaranya pengalaman dan kualitas bangunan yang bagus.

"Perbedaan utama adalah Selandia Baru punya banyak pengalaman menghadapi gempa. Selain itu, negara ini memiliki tata konstruksi yang bagus untuk menjamin bahwa bangunan-bangunan yang dihuni warga memang layak menghadapi gempa yang kuat," kata Paul caruso, pakar geofisika dari Badan Survei Geologi AS, yang dikutip di laman MSNBC dan Stuff.

Situasi berbeda dihadapi Haiti. Salah satu negara termiskin di dunia itu hanya memiliki sedikit bangunan yang layak huni. Selebihnya, penduduk tinggal di bangunan yang gampang rubuh saat terjadi guncangan.

Selain itu, faktor krusial lain yang mempengaruhi perbedaan dampak antara gempa di Haiti dan di Selandia Baru adalah waktu kejadian. Gempa di Haiti terjadi sore hari, pada pukul 16.53, atau saat banyak orang beraktivitas di penjuru Ibukota Port-au-Prince.

Di Selandia Baru, gempa terjadi pada pukul 4.36, atau saat sebagian besar penduduk di Kota Christchurch dan sekitarnya masih beristirahat di dalam bangunan.
Menurut Caruso, risiko terbesar justru menimpa mereka yang tengah berada di luar bangunan, terutama di kawasan perkotaan. Bila berada di antara bangunan-bangunan bertingkat, mereka lebih rentan terkena reruntuhan bangunan.

Bagi Caruso, mereka yang berada di dalam bangunan justru lebih aman. Namun dengan syarat, bangunan itu memang didesain untuk menghadapi gempa dan penghuninya juga melakukan penyelamatan darurat, seperti berlindung di kolong meja.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Kyeh Wong CLW
14/09/2010
Apapun yang dilakukan oleh manusia atas dasar keikhlasan dan demi kemaslahatan orang banyak, INSYA ALLAH hasilnya akan baik dan berkah. Sebaliknya, kalau bangun gedung baru DPR, kunjungan u/ soal Pramuka, mungkin juga kunjungan u/ bgmn buat SP, ya......
Balas   • Laporkan
andi
05/09/2010
jgn takabbur.. klo Tuhan dah berkehendak.. ga ada yg ga mungkin di dunia ini. mo kontruksi bangunan se aman apapun.. klo udah Kun Fayakun ya ambruk jg deh hehe
Balas   • Laporkan
Anympus
05/09/2010
Mikirin apa? Cuma spa di DPR, sama makan uang rakyat, apa yang di pikirin pemerintah. Pas ada warning war, eee minta maaf minta damai. Kita masyarakat Indonesia tidak lepas bencana karena pemerintahan kita yang ngga becus malahan buat gedung DPR baru.
Balas   • Laporkan
gama
05/09/2010
wiiiihhhh.... padahal pagi2 buta ya, apa mreka gak kaget banget tu... hebat. salut buat arsitek bangunannya.
Balas   • Laporkan
dewe
04/09/2010
siiip selandia baru di sini di buat kayagk di sana aja biar korbannya dikit
Balas   • Laporkan
antikkn
04/09/2010
Faktanya di Indonesia banyak koruptor yang beragama, mereka tergolong kaum munafik. Bila mereka per­nah atau sedang menjadi pejabat-pejabat penting, bangsa dan negara Indonesia, sepertinya, juga layak ditengarai se­bagai ikut-ikutan terkutuk, dengan buk
Balas   • Laporkan
antikkn
04/09/2010
Di beberapa kota rawan gempa di Indonesia, Pemko nya masih memberikan izin bangunan tambahan lantai walaupun konstruksi sdh tidak sanggup lagi yang pentingkan cuma mengejar PAD dgn IMB yg dikeluarkan contoh Hotel Ambacang di Pdg ditambah trus lantainya.
Balas   • Laporkan
G
04/09/2010
COOL COUNTRY ! C'MON INDONESIA , YOU GOTTA TO THIS ! GOOD CONSTRUCTION FOR GOOD LIFE , EVER AFTER ;)
Balas   • Laporkan
saeful hidayat
04/09/2010
Subhanallah... Pemerintah kita harus banyak belajar dari negara selandia baru, agar kejadian gempa di indonesia tidak mengakibatkan banyak korban jiwa
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau