Dunia

Stephen Hawking dan Tuhan

Alam semesta ini, kata Hawking, bukan ciptaan Tuhan. Dikecam Gereja.

Sabtu, 4 September 2010, 05:02 WIB
Elin Yunita Kristanti
Dr. Stephen Hawking (AP Photo/Lawrence Jackson)

VIVAnews -- Tak henti-hentinya, astrofisikawan Stephen Hawking membuat kontroversi. Ada keyakinannya soal keberadaan alien, juga peringatan bahwa manusia harus meninggalkan Bumi jika tak mau musnah.

Yang teranyar, penemu teori 'Lubang Hitam' (Black Hole) ini mengeluarkan pernyataan yang menggegerkan dunia.  Dalam buku barunya, 'The Grand Design', Hawking mengatakan, Tuhan tidak ada hubungannya dengan penciptaan alam semesta

Kata dia, karena ada hukum alam, seperti gravitasi, alam semesta bisa mencipta dirinya sendiri. Dan bahwa proses terciptanya alam semesta menurut teori 'Big Bang' (Dentuman Besar) adalah hasil yang tak terelakkan dari proses fisika.

Sungguh sebuah teori yang bisa membuat para pemeluk agama meradang.

Seperti dimuat Telegraph, 3 September 2010, masih banyak pernyataan Hawking yang jadi kontroversi, atau sebaliknya, jadi inspirasi.

Tentang mengapa alam semesta ada:

"Jika kita menemukan jawabannya, itu akan menjadi kemenangan akal manusia - dengan itu kita akan mengetahui jalan pikiran Tuhan." (A Brief History of Time)

Tentang Tuhan:

"Karena adanya  hukum alam, seperti gravitasi, semesta dapat mencipta dirinya sendiri dari ketiadaan... Tak perlu untuk menyeru pada Tuhan untuk menyalakan kertas biru dan mengatur alam semesta." (Hawking: God did not create Universe, The Times)

Tentang kemungkinan kontak dengan alien:

"Ini akan menjadi bencana. Mahluk luar angkasa mungkin jauh lebih maju dari kita. Sejarah mencatat, pertemuan antara ras yang lebih maju dengan orang-orang yang lebih primitif di planet ini [Bumi] tidak akan membahagiakan, [padahal]mereka adalah spesies yang sama. Saya pikir kita harus menjaga kepala kita tetap rendah." (Naked Science: Alien Contact, The National Geographic Channel)

Tentang menjadi pengarang:

"Seseorang mengatakan pada saya, setiap persamaan yang aku masukkan dalam buku akan membagi dua penjualan. Sebab itu, saya memutuskan, untuk tidak memiliki persamaan sama sekali." (A Brief History of Time)

Tentang virus komputer:

"Mungkin virus itu menjelaskan sesuatu tentang sifat manusia, bahwa satu-satunya bentuk kehidupan yang telah kita ciptakan sejauh ini adalah murni destruktif." (Kuliah umum: Life in the Universe)

Tentang Eutanasia:

"Korban  memiliki hak untuk mengakhiri hidupnya, kalau mau. Tapi saya pikir nantinya itu akan menjadi kesalahan besar. Betapapun hidup terlihat sangat buruk, selalu ada hal yang bisa kita lakukan. Di mana ada hidup, selalu ada harapan." (People's Daily Online)

Tentang menjadi selebriti:

"Kelemahan sebagai selebriti adalah bahwa saya tidak bisa pergi ke mana pun di dunia tanpa dikenali. Tak cukup bagi saya untuk menyamar dengan kaca mata hitam atau rambut palsu. Saya juga harus menggunakan kursi roda ini ke mana pun. (Wawancara di televisi Israel)

Tentang potongan:

"Untuk menunjukkan diagram ini dengan baik, saya membutuhkan layar empat dimensi. Tapi bagaimanapun karena potongan dari pemerintah, kita hanya bisa menyediakan layar dua dimensi. (Kuliah Umum: The Beginning of Time)

Tentang ketidaksempurnaan:

"Tanpa ketidaksempurnaan, Anda atau saya tidak akan pernah ada." (Into the Universe with Stephen Hawking, The Discovery Channel).

Tentang menjadi Stephen Hawking:

"Bagi saya, marah pada cacat yang kuderita hanya membuang-buang waktu. Kita harus melanjutkan hidup ini dan saya berusaha untuk tidak marah. Orang-orang tidak akan mau menyisihkan waktu untuk Anda jika Anda selalu marah atau mengeluh." (Return of the time lord, The Guardian)

Baca juga: Wanita Asia Paling Seksi Sejagat



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
alven
22/10/2010
mr hawking, gw suka gaya lo. lanjutkan!
Balas   • Laporkan
windy akbid
23/09/2010
masyaallah,,,apakah ini sebuah pertanda??? makin banyak orang yang menyimpang,,,ALLAH maha tahu.. semoga di beri hidayah,,,,
Balas   • Laporkan
Radhizka ryan julyano
20/09/2010
"sepintar-pintarnya suatu ciptaan,lebih pintar lagi sang penciptanya."........... gak usah,banyak bicara.kita cukup bantu dengan do'a, "semoga ALLAH membuka matahati,dan mengampuni dosanya.."aamin.
Balas   • Laporkan
Gabriel
09/09/2010
Trus siapa yang menciptakan/ yang mendesign sesuatu sehingga sesuatu tersebut bisa terbentuk dengan sendirinya ?
Balas   • Laporkan
roszi
08/09/2010
setiap orang mempunya jalan pemikiran sendiri2. Dia hanya melontarkan pemiikirannya. mau kalian terima ato tidak, terserah kalian masing2, tidak ada untung ruginya bagi kalian. UNTUK APA KALIAN MENGHINANYA? KITA PERCAYA ALLAH ada, walau belum melihatnya.
Balas   • Laporkan
agoes
08/09/2010
pernyataan seperti tong kosong nyaring bunyinya. bagaimana dia bisa menyatakan tidak Ada TUhan sedangkan dia sendiri tidak punya jawaban mengapa dia punya kondisi yg tidak normal? bisakah dia jelaskan teori nya dari hal yg tdk ada menjadi ada
Balas   • Laporkan
syaifuddin
08/09/2010
....apalah artinya manusia jika dibandingkan dengan besar dan rumitnya alam semesta ...banyak hal yang tak bisa dijangkau akal manusia...bersandar secara berlebihan kepada akal adalah kesombongan.....mari kita segera bertobat....
Balas   • Laporkan
yaz bendang
08/09/2010
salah satu cucu Dajjal yang akan mempengaruhi umat manusia (umat Islam) di bidang pengetahuan
Balas   • Laporkan
Achien
08/09/2010
Orang jenius cenderung membuat pernyataan yg sulit dipahami org awam..!!
Balas   • Laporkan
udik
08/09/2010
Gitu aja kok repot.. gak usah jauh2 bicara eksitensi Tuhan, buktikan dulu apakah ROH bisa dijelaskan diilihat, dan dibuktika secara fisika/ilmiah. Kalau tidak percaya roh, kenapa SEMUA mahluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan,dsb) harus mengalami kematian?
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ