Dunia

Terlambat? Pegawai Negeri Dilarang Masuk

Kantor pemerintah Nigeria selama ini bermasalah dengan budaya "jam karet"

Rabu, 1 September 2010, 10:53 WIB
Renne R.A Kawilarang
Para pekerja suatu peternakan di Nigeria menikmati waktu istirahat (AP Photo)

VIVAnews - Pemerintah Nigeria menerapkan langkah keras bagi para pegawai negeri yang hobi terlambat ke kantor. Pintu kantor sudah dikunci sejak jam kerja dimulai sehingga pegawai yang kesiangan tidak bisa masuk untuk mengisi daftar hadir.

Kebijakan itu sudah dilakukan dua kali sejak awal Agustus. Pada operasi Selasa, 31 Agustus 2010, pihak berwenang telah menjaring ratusan pekerja yang datang terlambat di semua kantor pemerintah di ibukota Nigeria, Abuja. Sejak pukul 8.30, semua pintu dikunci.

Setelah itu, pihak berwenang akan mendata siapa saja mereka yang absen karena terlambat masuk kantor. Pintu kantor dibuka kembali pada pukul 10, namun mereka yang kesiangan tidak bisa mengisi daftar hadir.

Menurut seorang juru bicara Korps Pegawai Negeri Nigeria, langkah itu untuk mendisiplinkan para pegawai negeri sekaligus membuat mereka membiasakan diri menghargai budaya tepat waktu. Mereka yang terlambat diberi sanksi. Namun tidak dijelaskan sanksi apa yang dikenakan kepada pegawai yang bermasalah.

Nigeria selama ini masih bermasalah dengan budaya jam karet. Sebenarnya kantor-kantor pemerintah harus mulai beroperasi sejak pukul 8. Namun, banyak pegawai yang baru aktif dua jam kemudian.

Jam pulang kerja biasanya berlangsung pukul 16, atau ketika kantor mati lampu. (Associated Press)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
levimartian
16/04/2011
Kalo di Indonesia kayaknya mesti dimulai dari pejabat-pejabatnya dulu deh ... la wong bawahan nyontoh atasan!
Balas   • Laporkan
Diyah
21/09/2010
Kayaknya Indonesia belum mampu menjalankan hal ini...cara yg sederhana tapi sepertinya cukup shocking...lho...
Balas   • Laporkan
coolgen
01/09/2010
Sama aja kyk di Indonesia. wkwkwkw Emang hrs disiplin PNS mah. Klo ga malah kebiasaan, ujung2nya jadi sampah di dunia kerja.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ