Dunia
Hari Ini Dalam Sejarah

Presiden Brazil Bunuh Diri

Sebelum menembak diri dengan pistol, Getulio Vargas frustrasi atas krisis ekonomi Brazil

Selasa, 24 Agustus 2010, 07:21 WIB
Renne R.A Kawilarang
Getulio Vargas (AP Photo)

VIVAnews - Pada 56 tahun yang lalu, Presiden Brazil, Getulio Vargas, ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa oleh putranya di apartemen pribadi. Penyelidikan polisi menyatakan bahwa Vargas mati bunuh diri dengan tembakan pistol ke arah jantung.

Menurut laman stasiun televisi BBC, peristiwa tragis itu terjadi beberapa jam setelah Vargas menyatakan mundur sebagai presiden. Sebelum mengakhiri hidupnya, Vargas menulis ungkapan di secarik kertas. Isinya, kekecewaan mendalam krisis ekonomi yang saat itu menghantam Brazil.

Dalam ungkapan itu, Vargas menyesal bahwa upayanya "membebaskan" rakyat Brazil tercemar oleh kepentingan-kepentingan asing, yang dia tuding sebagai biang keladi krisis ekonomi yang menjerat bangsanya.

"Tak ada yang tersisa selain darahku. Telah kuberikan hidupku kepada kalian, kini aku berkorban nyawa. Cara ini kupilih untuk membela kalian. Semoga jiwaku menyertai kalian, namaku terus ada di dalam perjuangan kalian," demikian penggalan ungkapan Vargas sebelum dia bunuh diri.

"Aku menempuh langkah awal menuju keabadian. Aku meninggalkan hidup menuju sejarah," demikian kalimat terakhir dari surat Vargas, yang disiarkan melalui stasiun radio nasional, dua jam setelah mayatnya ditemukan.

Tiga tahun setelah tewasnya Vargas, ekonomi Brazil terus diguncang krisis. Negeri Samba itu malah menanggung utang luar negeri US$1 miliar dan inflasi yang tinggi. Muncul spekulasi bahwa pemerintahan Vargas juga tercemar oleh korupsi dan sejumlah kesepakatan bisnis yang tak wajar.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Mas Kendi
05/09/2010
Sungguh berani orang ini. dia benar-benar hebat. tidak munafik seperti kebanyakan orang. sembah sujud untuk orang ini
Balas   • Laporkan
asis | 13/09/2010 | Laporkan
org2 koruptor Indo gak ada urat malunya!!! ortu-nya melahirkan mrk tampa urat malu!!!!!!kwkwkkkkwk
tony
29/08/2010
INI BAGUS JUGA......tu namanya pemimpin yang tau rasa malu. tidak seperti di INDONESIA KORUPSI tapi TIDAK TAU MALU tapi jangan diturut lo? ingat orang bunuh diri hukumannya NERAKA.
Balas   • Laporkan
embuh bae
26/08/2010
males ah mengomentari komentar tak bermutu... org bunuh diri kok pahlawan. pengecut baru bener! bukan pahlawan dari brasil tu mah, tp pahlawan DARI HONGKONG! akakaka pada pekok banget sih kalian
Balas   • Laporkan
mang ujang
24/08/2010
jangankan bunuh diri mengaku salah atau mundur dari jabatan saja ga ada yang mau ??? YA ke enakan jadi pejabat !!! lagian kalau semua pejabat pemerintah indonesia pada bunuh diri sepi dong gedung DPR !!!
Balas   • Laporkan
cumi
24/08/2010
begitu deh kalo udah campur tangan asing..indonesia juga seperti itu dan tidak akan bisa lepas kalo kita tidak punya pemimpin yang tegas dan berani membela rakyatnya.
Balas   • Laporkan
khalid
24/08/2010
ini merupakan bentuk pahlawan yang asli. jangan memandang hanya dari sisi ALLAH swt. karena belum tentu dia penganut allah MU. ini merupakan bentuk hati nurani seseorang. berpikir jangan terlalu dangkal BUNG
Balas   • Laporkan
asis | 13/09/2010 | Laporkan
setujuh 100%..
dekisugi
24/08/2010
pengecut... jgn ditiru...
Balas   • Laporkan
Mas Koplo
24/08/2010
Kapan ya Presiden Indonesia bunuh diri???
Balas   • Laporkan
asis | 13/09/2010 | Laporkan
tahun depan kali!!!!
penyok
24/08/2010
Pahlawan..????, gak kepagian tuh kasih komentar, bunuh diri hal yg dibenci Allah SWT, klo emang Pahlawan harusnya mau berjuang bukan kabur dari kemelut.. aya aya wae... CEMEN
Balas   • Laporkan
Nansa Sutiono
24/08/2010
Salut buat Mr. Getulio Vargas, dia pantas kita sebut pahlawan. Apakah Pemimpin Indonesia berani melakukan hal ini???_???. Semoga pengorbananmu tidak sia-sia.
Balas   • Laporkan
asis | 13/09/2010 | Laporkan
stujuh 100%
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ