Dunia

Iran Buat Pesawat Pengebom 'Duta Kematian'

Bernama Karrar (penyerang), pesawat tanpa awak ini mampu membawa empat rudal jelajah

Senin, 23 Agustus 2010, 09:22 WIB
Renne R.A Kawilarang
Uji coba pesawat pengebom tak berawak buatan Iran (AP Photo/Iranian Defense Ministry,Vahid Reza Alaei)

VIVAnews - Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, bangga melihat ilmuwan di negerinya bisa membuat pesawat pengebom tanpa awak. Dia menyebut pesawat itu sebagai "duta kematian" sekaligus "pembawa pesan damai."

"Jet ini, selain menjadi duta kematian bagi musuh-musuh kemanusiaan, juga memiliki pesan pokok bagi perdamaian dan persahabatan," ujar Ahmadinejad saat meresmikan pesawat pengebom tanpa awak, "Karrar," Minggu 22 Agustus 2010.

Dalam bahasa Parsi, Karrar berarti penyerang. Menurut stasiun televisi Iran, pesawat sepanjang empat meter ini mampu membawa empat buah rudal jelajah dan mampu terbang hingga 1.000 km. "Pesawat ini mampu melumpuhkan musuh di pangkalannya," kata Ahmadinejad.

Menurut laman Iran PressTV, pesawat itu mampu melakukan misi pengeboman dengan target di darat. Karrar juga bisa terbang jarak jauh dengan kecepatan tinggi. Namun, Ahmadinejad menyatakan bahwa pembuatan pesawat ini hanya untuk pertahanan.

Dia mendukung program kemandirian militer Iran untuk mengembangkan sistem pertahanan dan persenjataan. "Program ini berlangsung hingga musuh kemanusiaan kehilangan harapan untuk menyerang Iran," kata Ahmadinejad.

Dia tidak menyebut siapa saja yang dia anggap musuh itu. Pada Jumat pekan lalu, Iran juga mengujicoba peluru kendali darat-ke-darat, Qiam-1. 

Kantor berita Associated Press mengungkapkan bahwa Iran telah mengembangkan teknologi dirgantara, termasuk pesawat tanpa awak sejak akhir dekade 1980-an. Sejak 1992, Iran juga mampu memproduksi tank, kendaraan angkut personil lapis baja, rudal, torpedo dan pesawat tempur.

Bahkan, tetangga Irak ini juga berhasil mengembangkan teknologi nuklir. Itulah yang terus dirisaukan oleh seteru-seterunya. Mereka curiga Iran bisa membuat senjata nuklir walau Iran berkali-kali membantah bahwa uranium yang mereka buat hanya untuk kepentingan damai.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
TASLIM
16/02/2011
IRAN ADALAH SAUDARA KAMI SEBAGAI UMMAT MUSLIM, APAPUN YANG DILAKUKAN PEMERINTAHNYA APABILA ITU MENYANGKUT P-ERTAHANAN DIRI DR SERANGAN ORANG2 KAFIR, MAKA SAYA TETAP MENDUKUNGNYA MESKIPUN YANG DICIPTAKANNYA ITU ADALAH SENJATA NJUKLIR!!! ALLHUAKBAR
Balas   • Laporkan
nataliaz | 11/07/2011 | Laporkan
Tidak gitu juga kale biasa aja boz
oemam
16/02/2011
hidup iran berjuang trus untk menupas orang2 kafir yg tdk suka ama islam ALLAHUAKBAR allah pasti akan membantu umatx yg berjuang dijlnx itu sma saja kita berjihad di jalan allah
Balas   • Laporkan
ismail
15/02/2011
alhamdulillah,... semoga negara islam lainnya juga mampu berbuat sepertimu dan aku berterima kasih pada Tuan Ahmadinejad sebagai seorang pemimpin sederhana yang berprestasi,... mudah mudahan indonesia suatu saat nanti mempunyai pemimpin seperti mu...
Balas   • Laporkan
Dha Po W
15/02/2011
wah Iran emang superior! yg penting bener2 buat kedamaian umat muslim sedunia!
Balas   • Laporkan
Mul
15/02/2011
Majuterus Iran,,,,,Masyarakat Muslim Indonesi Mendukungmu,,,
Balas   • Laporkan
newbie
15/02/2011
buat islam bangga padamu iran. go ahead
Balas   • Laporkan
besten
15/02/2011
kalau bisa buat senjata yang lebih canggih lagi dari nuklir,,..? go a head aja buat presidennya,,,, i love IRAN
Balas   • Laporkan
Jihan
15/02/2011
dia lah my Uncle Ahmadinejad>>>>
Balas   • Laporkan
Misbah Makmun
14/02/2011
Negara yang menghamba pada barat, pejabatnya korup dan rakyatnya dibohongi contoh negara di timur tengah..dll. Negara yang punya harga diri malah bisa maju : Cina, Iran.....juga Malaysia. Bangkitlah bangsaku.
Balas   • Laporkan
Ama
14/02/2011
Kalo lawan melarang buat senjata .....:-) itu pertanda rasa ketakutan si "lawan" luar biasa di alam ketidak-adilan bikinanya sendiri , ..... masa ada negara dibiarkan berkembang persenjataannya tapi Iran dilarang berkembang segala.....:-) salut nih Iran.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ