Dunia

Salip Jepang, Ekonomi China Nomor 2 Dunia

Sepuluh tahun lalu, China masih menempati peringkat ketujuh kekuatan ekonomi dunia

Senin, 16 Agustus 2010, 11:23 WIB
Renne R.A Kawilarang
Peserta pawai mengibarkan bendera China di Lapangan Tiananmen, Beijing (AP Photo/Vincent Thian)

VIVAnews - China kini dianggap berhasil menggeser posisi Jepang sebagai kekuatan ekonomi nomor dua di dunia. Negara komunis itu, yang dalam tiga dekade terakhir mendekatkan diri pada prinsip ekonomi pasar, hanya berada di bawah Amerika Serikat (AS).

Menariknya, pencapaian terkini China itu tidak dilontarkan oleh para pejabat di Beijing, melainkan dari pemerintah Jepang, Senin 16 Agustus 2010. Berdasarkan statistik, ekonomi Negeri Sakura itu kini disalip China.

Menurut Keisuke Tsumura, pejabat Kantor Kabinet Jepang - seperti yang dikutip di laman harian The Washington Post - output ekonomi Jepang pada triwulan kedua 2010 sebesar US$1,288 triliun. Sebaliknya, tingkat produk domestik bruto (GDP) China pada periode yang sama sebesar US$1,337 triliun. 

Menurut ekonom dari Dai-Ichi Life Research Institute di Tokyo, Yoshiniki Shinke, statistik itu menggambarkan ekonomi Jepang sedang melemah. Pertumbuhan ekonomi Jepang dalam tiga bulan terakhir kurang dari seperlima yang diproyeksikan para ekonom.

"Melambatnya laju ekspor dan lemahnya permintaan domestik, ekonomi akan berada dalam situasi yang berat," kata Shinke.

Menurut para ekonom yang disurvei harian The Wall Street Journal, pertumbuhan ekonomi China kemungkinan tidak akan bisa disaingi oleh Jepang di sepanjang tahun ini. Mereka memproyeksikan bahwa GDP China pada akhir tahun ini - berdasarkan perhitungan dolar - bisa mencapai US$5 triliun.

Jumlah itu masih jauh dari AS, yang GDP-nya diproyeksikan sebesar hampir US$15 triliun. Namun, kalangan ekonom percaya bahwa sekitar sepuluh tahun ke depan China bisa menandingi ekonomi AS.

Sekitar satu dekade lalu, China masih menempati peringkat tujuh kekuatan ekonomi dunia. Namun, pada 2007, China berhasil menggeser Jerman di peringkat ketiga. (hs)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
akiun
03/09/2010
china psti bsa jdi negara adidaya negara super power thn 2025.. maju la china
Balas   • Laporkan
Garyy
25/08/2010
Hidup China..... Bangsa Indonesia bisa melihat dengan mata terbuka siapa yang lebih unggul, jgn di negeri kita ini china dijadikan kambing hitam terus dan dianiaya!! siapa yang lebih kuat, lebih pintar dan mampu dialah pemenangnya..China dilawan!!!
Balas   • Laporkan
jalansutera
16/08/2010
@gilang > China kini bisa diumpamakan seperti atlit yg lagi lari cepat sedangkan Jepang seperti atlit yg lagi jalan di tempat, jadi tentu saja Jepang tersusul dan terlewati.
Balas   • Laporkan
sakijan
16/08/2010
korupsi berantas dulu sampai ke akar. cina menghukum mati para korutor. indonesia berani gak?
Balas   • Laporkan
gilang
16/08/2010
@antonius > Indonesia kalau dijalanin dengan benar dan program pemerintah pro pada kepentingan rakyat, saya yakin lambat laun kita akan menyusul china. dimulai dari diri sendir kita perbaiki Indonesia. Dirgahayu Indonesia Ku
Balas   • Laporkan
agus
16/08/2010
indonesia ??? tetep semangat ya .................tidak usah ngejar,yang penting rakyatnya tidak ada yang kelaparan,sekolah murah,kesehatan gratis.....
Balas   • Laporkan
antonius
16/08/2010
indonesia kapan ya ??? mgkn jawabnnya, kapan...kapan....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ