Dunia

Inggris Minta Warganya Hormati Orang Berpuasa

"Banyak orang paham bahwa Anda tidak wajib puasa, namun akan menghargai kearifan Anda"

Sabtu, 7 Agustus 2010, 09:53 WIB
Renne R.A Kawilarang
Dubes Inggris Martin Alan Hatfull (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Selama Ramadan, warga Inggris non Muslim di mancanegara diminta menghormati orang-orang yang tengah berpuasa. Selain itu, mereka harus memaklumi bila ada restoran yang tutup atau mengubah jam buka selama Ramadan.

Demikian pesan pemerintah Britania Raya (Inggris) kepada semua warga di mancanegara, terutama di negara-negara Islam maupun yang berpenduduk Muslim terbanyak, termasuk Indonesia. Pesan itu telah dimuat di laman Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Jumat 6 Agustus 2010.

"Ramadan adalah bulan suci bagi umat Muslim. Bila pergi ke negara Muslim selama Ramadan, Anda harus bersikap sensitif kepada mereka yang berpuasa," demikian pesan dari Kementrian Luar Negeri Inggris menyambut Ramadan, yang dimulai sekitar 11 atau 12 Agustus 2010 dan berlangsung hingga 30 hari. 

Sikap sensitif yang dimaksud adalah jangan makan, minum atau merokok di tempat umum. "Banyak orang paham bahwa Anda tidak menjalankan kewajiban puasa, namun akan menghargai kearifan Anda," lanjut pesan itu.

Warga Inggris juga harus mengantispasi bahwa banyak restoran di negara Muslim akan tutup atau mengubah jam layanan selama Ramadan. "Restoran yang biasa melayani turis kemungkinan tetap buka seperti biasa. Namun, di hotel-hotel, mereka akan membuat penghalang agar pengunjung tidak terlihat langsung dengan tamu Muslim," lanjut pesan dari pemerintah Inggris itu.

Selain itu, jam bisnis selama bulan Ramadan biasanya jadi lebih singkat.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
loleta
03/09/2010
"Banyak orang paham bahwa Anda tidak menjalankan kewajiban puasa, namun akan menghargai kearifan Anda,".... Suka banget statement itu. Pernyataan dewasa dari seorang negarawan yg menjunjung toleransi beragama.
Balas   • Laporkan
a
08/08/2010
Salut. Inggris yg gak punya motto Bhinneka Tunggal Ika saja bisa menghargai umat agama lain. Tidak seperti di sini. Malu2 in aja.
Balas   • Laporkan
Bagoes
08/08/2010
Alhamdulillah, negara tetangga ada yg mengharagai warga muslim
Balas   • Laporkan
aini
08/08/2010
alhamdulillah..
Balas   • Laporkan
LaSkAR WoNg kItO
08/08/2010
ALHAMDULILLAH
Balas   • Laporkan
arsia
07/08/2010
I love britania raya, makanya kalo bisa sih tuntut ilmu nya ke negara itu...mereka sangat menghormati muslim, tidak seperti negara2 lain...
Balas   • Laporkan
Srikandhi
07/08/2010
AlhamduLiLLah..
Balas   • Laporkan
Srikandhi
07/08/2010
AlhamduLiLLah..
Balas   • Laporkan
zia
07/08/2010
i like statmen pemerintah ingris. karna kita antar umat beragama harus saling menghormati............ i am swry because i am litle speak english.............
Balas   • Laporkan
vina pechanbaroe
07/08/2010
pemerintah gooooooooooooooddddddddddddddddddddd :) :) ;)
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ