VIVAnews - Barack Obama selama ini dikenal gemar memakai BlackBerry. Namun, ponsel pintar itu tak lagi menyenangkan bagi dirinya. Pasalnya, sejak menjadi presiden pada Januari 2009, Obama tidak bisa lagi leluasa menggunakan BlackBerry.
Demikian pengakuan Obama ketika diundang dalam suatu program bincang-bincang di stasiun televisi ABC. Menurut Obama, statusnya menjadi presiden membuat dia tidak bisa seenaknya berkomunikasi dengan banyak orang.
Selain karena alasan keamanan, setiap perkataan yang melibatkan Obama - baik secara lisan maupun tulisan - kemungkinan mendapat perhatian serius dari banyak pihak, termasuk para pejabat pemerintah. Itulah sebabnya banyak orang enggan atau tidak bisa berkomunikasi dengan Obama lewat BlackBerry
"Saya harus mengakui bahwa [menggunakan ponsel] itu tidak lagi mengasyikkan karena mereka pikir bakal menjadi bahan dokumentasi kepresidenan. Jadi tidak ada yang mau mengirim saya kabar yang benar-benar seru," kata Obama dalam program bincang-bincang "The View," yang dimuat di laman ABC, Kamis 29 Juli 2010.
Kepada para pewawancara, diantaranya Barbara Walters, Obama mengungkapkan bahwa sejak menjadi presiden, dirinya hanya bisa berkomunikasi dengan sepuluh orang melalui perangkat BlackBerry. Hanya mereka yang tahu nomor PIN BB milik Obama. Mereka diantaranya adalah sejumlah pejabat penting.
"Semua isi pesan pun sangat resmi. 'Pak Presiden, sebentar lagi Anda akan menghadiri rapat dan kami akan memberi penjelasan,'" tutur Obama.
Kendati gundah tak bisa bebas berkomunikasi pakai BlackBerry, Obama masih bisa menghibur diri dengan mendengarkan iPod. Di dalam perangkat itu, Obama menyimpan sejumlah lagu, diantaranya karya Jay-Z, Frank Sinatra, dan penyanyi opera Maria Callas.
Menurut kantor berita Associated Press, ini merupakan kali kedua Obama tampil dalam bincang-bincang "The View." Dia pertama kali tampil pada Maret 2008 saat masih menjadi senator.