Dunia
Pertemuan Duo Unik

Si Mungil dalam Dekapan Si Kaki Panjang

Pria bertubuh termungil dan perempuan dengan kaki terpanjang di dunia bertemu di Inggris

Rabu, 17 September 2008, 07:55 WIB
Nenden Novianti
Pria Termungil dalam gendongan Perempuan Terjangkung (AP Photo/Sang Tan)

VIVAnews - Alun-alun Trafalgar Square di London, Inggris, selama ini rutin menjadi lokasi pertunjukan unik para seniman badut, pesulap, atau artis lainnya. Namun, Selasa 16 September 2008, lapangan tersebut kedatangan dua tamu, masing-masing memiliki tubuh termungil dan kaki terpanjang di dunia.

Duo unik yang menarik perhatian publik tersebut adalah lelaki termini dari China, He Pingping dan Svetlana Pankratova, perempuan berkaki terpanjang dari Rusia.

He Pingping saat ini dinobatkan sebagai laki-laki termini di dunia. Tinggi tubuh pria berusia 20 tahun tersebut hanya 74,61 cm. Dia disandingkan dengan Svetlana Pankratova. Perempuan Rusia berusia 36 tahun tersebut memiliki ukuran kaki sepanjang 1,32 meter. Tubuh bagian atas Pankratova yang mendekati proporsional membuatnya tampak seperti jerapah.

Namun saat tampil bersama He di London, Pankratova tampil seksi. Berpakaian rok mini dan mengenakan sepatu berhak pendek, Pankratova mengatakan dia menyukai kakinya, meskipun seringkali menyulitkan. " Susah cari baju yang pas, apalagi celana," ujar perempuan yang berdomisili di Spanyol.

Penampilan Pingping dan Pankratova di London dalam rangka peluncuran buku "Guinness World Records" edisi 2009 yang mulai beredar Rabu, 17 September 2008.
Dalam buku terbaru ini bintang pop Britney Spears masuk dalam rekor sebagai selebritas yang paling dicari di internet. Selain itu serial televisi "Lost" sebagai acara yang paling banyak diunduh di internet. Buku rekor Guiness rutin terbit sejak setengah abad silam. Menurut Craig Glendav, pemimpin redaksi, sekitar 3,5 juta kopi buku rekor Guinness terjual setiap tahun.(AP)

 

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ