Dunia

Bom Bunuh Diri di Pakistan, 62 Tewas

Muncul dugaan bahwa bom bunuh diri itu ditujukan kepada para tetua desa anti Taliban

Sabtu, 10 Juli 2010, 07:36 WIB
Renne R.A Kawilarang
Ilustrasi Ledakan (AP Photo)

VIVAnews - Aksi bom bunuh diri terus menteror Pakistan. Pada Jumat kemarin, 9 Juli 2010, sedikitnya 62 orang tewas saat dua orang mengaktifkan bom yang membelit tubuh mereka.

Peristiwa itu berlangsung di luar kantor pemerintah di desa Yakaghund, yang dekat dengan perbatasan Afganistan. Serangan teror tersebut juga melukai sedikitnya 111 orang.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas insiden itu. Namun, muncul dugaan dari pejabat setempat bahwa bom bunuh diri itu ditujukan kepada para tetua desa anti milisi Taliban. Saat itu, mereka tengah mengunjungi kantor pemerintah di Yakaghund, yang merupakan bagian dari kawasan suku Mohmand di Pakistan bagian barat laut.

Serangan itu terjadi bersamaan dengan pertemuan antara pejabat Pakistan dengan dua senator Amerika Serikat di Ibukota Islamabad untuk membicarakan kerjasama bilateral memberantas terorisme. Penumpasan terfokus pada kawasan suku di sekitar perbatasan Pakistan - Afganistan. Pihak keamanan masih menyelidiki motif serangan dan berupaya mengidentifikasi pelaku.

Dengan demikian, dalam lebih dari sebulan terakhir Pakistan diguncang tiga aksi bom bunuh diri yang dahsyat. Dua diantaranya terjadi di kota Lahore. Pada 28 Mei lalu, terjadi serangan yang menewaskan 93 orang, sedangkan pada 1 Juli lalu insiden bom bunuh diri membunuh 35 jiwa. (Associated Press)







• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ