VIVAnews - YouTube kini memang menjadi medium yang paling populer untuk berbagi video.
Salah satu cuplikan video yang sedang heboh berisi adegan dewasa dari dua orang yang mirip dengan Ariel Peter Pan dan Cut Tari juga sempat mejeng di YouTube.
Namun YouTube tak hanya menjadi penampung video 'ecek-ecek', tapi baru-baru ini naik kelas menjadi seni tingkat tinggi karena menjadi media yang dipajang di museum bergengsi di New York, Museum Guggenheim.
Jejaring sosial video milik Google itu memang berkolaborasi dengan Museum Guggenheim dalam sebuah proyek pameran yang bakal menampilkan sekitar 20 video terbaik di ajang YouTube Play: A Biennal of Creative Video.
Menurut blog resmi YouTube, turnamen ini terbuka bagi semua pembuat video di seluruh dunia mencakup semua jenis karya animasi, motion graphics, cerita narasi, cerita non-narasi, karya dokumentasi, video musik, serta segala bentuk seni gaya baru.
Hasil karya video bisa didaftarkan di YouTube Play dan akan diseleksi wakil dari Museum Guggenheim, sebelum diperiksa kembali oleh juri. Mereka antara lain adalah Nancy Spector, Deputi Direktur dan Kurator Kepala Yayasan Solomon R Guggenheim.
Seperti dikutip dari situs PCWorld, tidak ada panduan baku tentang karya yang ideal, termasuk berapa lama sebaiknya video berdurasi.
Namun menurut Andy Berndt, Vice President of Creative Lab Google & YouTube, video harus sangat-sangat kreatif dan dan bukan merupakan remix dari karya orang lain.
"Tunjukkan sesuatu yang baru, yang belum pernah dilihat oleh Guggenheim maupun YouTube," kata Andy. Hasil karya yang terpilih, nantinya akan dipamerkan secara bersamaan di Museum Guggenheim New York, dan museum-musem lain di Bilbao Spanyol, Venesia Italia, dan Berlin Jerman, 21 Oktober nanti. Selain itu secara online di juga disiarkan lewat YouTube.com/Play. (hs)