Dunia

Petir Menggagalkan Pertunangan

Begitu sang pria akan melamar pacarnya, serangan petir memisahkan mereka

Selasa, 8 Juni 2010, 09:56 WIB
Renne R.A Kawilarang
ilustrasi tersambar petir  

VIVAnews - Manusia hanya berencana, namun Yang Maha Kuasa yang menentukan. Kisah tragis itu menimpa sepasang kekasih di negara bagian North Carolina, Amerika Serikat (AS). Pertunangan pun gagal akibat samberan petir.

Kepada harian The Asheville Citizen Times, Richard Butler mengaku bahwa Jumat pekan lalu dia mengajak kekasihnya, Bethany Lott, untuk jalan berdua ke bukit Max Patch Bald. Pria 30 tahun itu rupanya punya sesuatu yang khusus bagi Bethany, yang berusia lima tahun lebih muda.

Begitu sampai di sana, Richard siap mengeluarkan cincin. Rupanya, dia menjadikan bukit lapang itu sebagai tempat untuk melamar pacarnya menuju jenjang pernikahan. Richard ingin alam menjadi saksi bahwa dia akan menjadikan Bethany sebagai istri dengan menyematkan cincin di jari manis perempuan itu.

Namun, alam berkata lain. Hujan pun turun. Namanya sudah cinta, Richard dan Bethany tetap meneruskan perjalanan menuju puncak bukit.

Di tengah hujan, serangan petir mulai melanda. Dua sejoli itu tetap tidak peduli dengan bunyi petir, yang sudah dua kali mereka dengar.  

Namun, serangan petir yang ketiga berakibat fatal dan menghantam Richard dan Bethany. Walau menderita luka bakar tingkat tiga, Richard masih bisa diselamatkan. Namun, Bethany sudah tak lagi bernyawa. 

Menurut Richard, calon tunangannya itu sempat menyatakan kekagumannya sebelum petir memisahkan mereka. "Dia bilang, 'Ya Tuhan, sayangku, lihat betapa indahnya ini,'" kata Richard. (Associated Press) (hs)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ