Dunia

Pakistan Blokir YouTube

Di Facebook banyak yang memasang link YouTube yang menghina Nabi Muhammad dan Islam

Kamis, 20 Mei 2010, 18:58 WIB
Muhammad Firman, Jufri
YouTube di ponsel (techdigest.tv)

VIVAnews - Saat Facebook diramaikan dengan kontes berjudul “Draw Muhammad Day” yang kontroversial, Pakistan langsung memblokir akses penduduknya ke situs jejaring sosial tersebut.

Dan ternyata, itu saja belum cukup. Kini YouTube juga ikut-ikutan diblokir. Di negara dengan populasi Islam terbesar kedua di dunia itu, situs video milik Google itu diberangus atas tuduhan telah membiarkan sejumlah konten yang tidak patut.

Salah satu penyebabnya, di wall page Facebook banyak fans yang memasang link YouTube yang berisi video yang mengandung kalimat-kalimat bernada menghina Nabi Muhammad dan umat Islam.

“Atas permintaan pemerintah, kami menutup Facebook, YouTube dan layanan Blackberry,” kata Khurram Mehran, juru bicara otoritas telekomunikasi Pakistan, seperti dikutip Bloomberg, Kamis, 20 Mei 2010.

“Kami telah membentuk sebuah unit untuk menelusuri berbagai konten penghinaan tersebut dan bisa memblokir situs lainnya jika diperlukan,” Mehran mengancam.

Meski demikian, Bani Dhawan, juru bicara Google di Pakistan, belum memberikan tanggapan atas langkah pemerintah Pakistan itu.

Selain menutup YouTube, Pakistan juga menyatakan akan lebih jeli dalam menyaring berbagai konten yang mereka nilai tidak pantas dikonsumsi warganya.

Sebelumnya, kontroversi serupa pernah meletup dari Denmark pada 2005 lalu. Ketika itu salah satu surat kabar setempat memuat gambar karikatur Nabi Muhammad SAW bersurban hitam dengan bom yang siap meledak di atas kepalanya. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
habib
20/05/2010
kapan nih indonesia tegas, jangan mbalelo dong Sby
Balas   • Laporkan
afghan
20/05/2010
keputusan yang baik dan benar... mereka mengumandangkan perang.. kami terima //
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ