Dunia

Gaji Sri Mulyani di Bank Dunia Rp 3 Miliar

Itu belum termasuk tunjangan pensiun sebesar US$52.752 dan tunjangan lain US$76.698

Rabu, 5 Mei 2010, 11:04 WIB
Renne R.A Kawilarang
Sri Mulyani Penuhi Panggilan Pansus Century (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Bila tidak ada rintangan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mulai 1 Juni mendatang hijrah ke Washington DC, Amerika Serikat (AS), dengan posisi baru: Direktur Pelaksana Bank Dunia. Untuk posisi itu, Sri Mulyani bisa jadi menerima gaji tahunan lebih dari US$347.000 (atau sekitar lebih dari Rp 3 miliar) atau sekitar Rp 250 juta per bulan. Itu belum termasuk tunjangan pensiun dan tunjangan-tunjangan lain.

Demikian menurut perhitungan VIVAnews berdasarkan struktur gaji para pejabat tinggi Bank Dunia, yang dimuat dalam laman resmi World Bank. Presiden Bank Dunia, Robert Zoellick, Selasa 4 Mei 2010, mengungkapkan bahwa Sri Mulyani akan menggantikan Juan Jose Daboub untuk menduduki salah satu dari tiga kursi direktur pelaksana.

Menurut laporan tahunan Bank Dunia 2009, gaji bersih yang diterima oleh dua direktur pelaksana sebesar US$347.050 (sekitar Rp 3,14 miliar) per tahun. Gaji itu sedikit lebih kecil dari direktur pelaksana lainnya yang lebih senior, yaitu sebesar US$351,740

Itu belum termasuk tunjangan pensiun sebesar US$52.752 dan tunjangan lain-lain sebesar US$76.698. Gaji dan tunjangan yang diterima para petinggi Bank Dunia bisa saja diperbarui tergantung situasi dan performa kinerja yang bersangkutan.

Oleh Zoellick, Sri Mulyani dipandang sebagai pejabat yang menunjukkan prestasi yang luar biasa. "Dia telah menjadi Menteri Keuangan yang luar biasa dengan pengetahuannya yang mendalam atas isu-isu pembangunan dan peran Grup Bank Dunia," kata Zoellick.

"Sebagai anggota Tim Senior, dia akan memainkan peran penting dalam membawa Bank Dunia," lanjut Zoellick. Apakah ini berarti gaji yang bakal diterima Sri Mulyani lebih besar dari pendahulunya, kita tunggu saja. (hs)

Berita Favorit Lainnya:

1. Empat Nama Kandidat Pengganti Sri Mulyani
2. Dradjad: Mulyani ke Bank Dunia, Solusi Elegan
3. Hanura: Bank Dunia Jangan Campuri Politik RI
4. Nokia C3 Ancam Ponsel Qwerty Murah China
5. Taipan Muda, Cantik, Kaya dari Korsel
6. Mourinho Lontarkan Spekulasi Cabut dari Inter
7. Syahrini Tolak Cinta Anang
8. Hatcher, Pemburu Harta Yang Bikin Syok China



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Netral
15/08/2011
Selamat Bu Sri Mulyani.Sayang sih sebenarnya, Putra Putri Bangsa yg hebat2 tdk dihargai di negeri ini,ahirnya dimanfaatkan oleh negara luar. GBU Bu Sri.
Balas   • Laporkan
Meilina
10/05/2010
Duh.. salut ya sama Sri Mulyani.. Saya sich mendukung penuh. Kenapa ya klo orang2 pintar bisa gak di pandang sama masyarkat Indonesia??? Sudah bener pak SBY milih sri mulyani as Mentri keuangan, terbukti dari suksesnya kita menghadapi global crisis. Tapi
Balas   • Laporkan
http://otomotif09saper.blogspot.com/
10/05/2010
jangan kau cinta negriku karena uang bangsaku
Balas   • Laporkan
gunawan setiadi
10/05/2010
sebenarnya sangatlah mudah apakah ibu sri mulyani sebagai mantan mentri keuangan akan tetap memberikan kontribusi ke negara indonesia tergantung dari langkah beliau dalam kanca politik sekarang,kalau memang beliau punya itikat baik pasti akan menyelesaika
Balas   • Laporkan
heru
09/05/2010
ga apa2,biar orang2 jaht tu tau kalo bu sri tu orang yang pinrt dan jujur
Balas   • Laporkan
deddy
07/05/2010
Mmg hbt, tp lbh mulia kl ttp sbg menkeu, drpd sbg dirut bank dunia. Sbg menkeu mengabdi kpd bangsa ini, yg Insya Allah dgn kepintarannya bangsa ini akan lbh baik. Tp sbg dirut bank dunia mengabdi kpd siapa? Skrg Bangsa ini msh bth kehidupan yg lyk drpd ke
Balas   • Laporkan
Dinho
06/05/2010
Meredam keruwetan politik dengan uang...
Balas   • Laporkan
gregetan
06/05/2010
Itulah bukti.....Dunia aja mengakui...masak DPR...????????? KEBANGETAN..ANEH..LUJU BIN AJAIB..YA ITULAH POLITIK..Gimana caranya..
Balas   • Laporkan
Xiao Yang
05/05/2010
Wah....bisa bikin yg di Senayan sana makin sirik dan iri. Makanya berprestasi, jangan melulu tidur dan koar2 tak bermutu kalau lagi rapat. Tunjukkan bahwa kalian bisa menjadi ketua parlemen sedunia.
Balas   • Laporkan
dodo
05/05/2010
susah deh kalo pemikiranya sempit dan jelek..pasti apapun yang dilakukan dinilai buruk..pake bawa2 soal sekenario asing segala..sirik aja klo ada orang maju gmana mau dewasa bangsa ini.....maju terus bu!!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ