VIVAnews - Pangeran Charles mengunjungi Afghanistan. Charles mendatangi provinsi di Afghanistan Selatan yang sudah diduduki Taliban. Salah satu lokasi berbahaya ini merupakan tempat putranya Pangeran Harry berkunjung selama 10 pekan pada Februari 2008.
"Ketika mengetahui putra bungsu saya berada di lokasi ini, sebagai orang tua, kami tak henti-hentinya khawatir," kata Pangeran Charles, di Basis Tentara Inggris, Helmand, Afghanistan, Kamis 25 Maret 2010.
Saat menyampaikan pernyataan itu, Charles baru saja memberikan rangkaian bunga anyelir berbentuk lingkaran di markas tentara Inggris terbesar itu. Rangkaian bunga itu didekasikan untuk prajurit Inggris yang telah gugur.
Charles yang mengenakan seragam dan terlihat kelelahan itu berkali-kali mengungkapkan rasa khawatirnya buat Harry. Apalagi ketika keberadaan putranya yang itu tercium publik.
Dengan dilatarbelakangi perasaan itulah, Charles juga bisa merasakan apa yang dialami keluarga prajurit di Inggris. "Menakutkan," kata dia.
Harry yang sedianya berada di Afghanistan selama 4 bulan itu tercium pers. Akhirnya, baru sekitar 10 minggu, pewaris tahta ketiga Kerajaan Inggris ini dipulangkan.
Keberangkatan Harry adalah misi penugasan negara di baris depan wilayah konflik. Harry bahkan ikut patroli berjalan kaki di pinggir-pinggir kota.
Dia juga sempat menembakkan beberapa peluru ke atas sebagai peringatan orang-orang yang mencurigakan. (Associated Press)
ismoko.widjaya@vivanews.com