Dunia

1000 Liter Darah Disiram ke Kantor Pemerintah

Mereka menyiram 1.000 liter darah mereka sendiri ke gerbang kantor pemerintah.

Selasa, 16 Maret 2010, 22:06 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Gestina Rachmawati
Darah demonstran di depan Kantor PM Thailand (Apichart Weerawong/AP)

VIVAnews - Kelompok 'kaos merah' terus melancarkan desakan kepada Perdana Menteri Thailand, Abhisit Vejjajiva, agar segera membubarkan parlemen dan menggelar pemilu. Mereka menyiram ratusan liter darah ke kantor Abhisit sebagai bentuk perjuangan.

Seperti dikutip dari laman Associated Press, Selasa, 16  Maret 2010, ribuan pendukung bekas perdana menteri Thaksin Sinawatra itu menjejali jalan-jalan Ibu Kota untuk mendonorkan darah mereka.

Dalam waktu lima jam, mereka berhasil mengumpulkan 264 galon setara dengan 1.000 liter darah. Dengan puluhan botol dan jeriken, darah yang terkumpul itu kemudian disiramkan ke gerbang 'Government House'.

"Darah ini merupakan simbol kebersamaan untuk memperjuangkan demokrasi yang sesungguhnya," kata Nattawut Saikua, salah satu pemimpin aksi dalam orasinya. "Ketika Abhisit bekerja di dalam kantornya, dia akan selalu ingat bahwa dia sedang duduk di atas darah rakyat."

Ribuan polisi dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi itu. Sesaat setelah para pengunjuk rasa menyiramkan darah mereka, petugas langsung membersihkan darah itu dari gerbang kantor Abhisit.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dony
17/03/2010
gilaaaaaaaaaaa keren banget bikin vampir happy ni bravo vampir fredy....
Balas   • Laporkan
ojat
16/03/2010
wah serem tuh darah di buang2, mending kasih sama orang yag butuh aja tuh....
Balas   • Laporkan
agung nugroho puspito
16/03/2010
Bayangan saya kita jago demo dan paling kreatif...eh kalah dengan negara tetangga ini...tapi kita masih menang soal kerusuhannya.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ