Dunia

'Sungai' Bawah Laut Mexico Berbahaya

Gas hidrogen sulfida (H2S) di 'sungai jadi-jadian' itu tidak membahayakan manusia.

Rabu, 10 Maret 2010, 15:52 WIB
Ismoko Widjaya
lapisan gas mirip sungai di dalam laut, Cenote Angelita, Mexico (Anatoly Beloshchin)

VIVAnews - Fenomena 'sungai' di dalam laut Mexico dikhawatirkan bisa membahayakan biota laut. Meski masih dalam penelitian, gas hidrogen sulfida (H2S) di 'sungai jadi-jadian' itu tidak membahayakan manusia.

"H2S itu bersifat asam, apabila bercampur dengan air laut atau garam yang terkandung dalam air laut, maka gas itu bisa berbahaya bagi biota laut, namun tidak berbahya bagi manusia," kata Menristek Suharna Surapranata kepada VIVAnews.

Hal itu disampaikan Suharna Surapranata dalam pembukaan di The 4th GEOSS Asia – Pacific Symposium, Denpasar, Bali, Rabu 10 Maret 2010,

Kendati demikian, Suharna mengakui fenomena alam itu merupakan bagian dari vulkanologi atau studi tentang gunung berapi, lava, magma dan fenomena geologi yang berhubungan.

"Di Indonesia memang belum pernah terjadi, namun sangat mungkin fenomena itu terjadi karena hal itu merupakan fenomena alam, dan sejauh ini penelitian tentang sungai bawah laut belum selesai, dan masih melakukan pemetaan tematik," jelasnya.

Seperti diketahui, 'sungai' bawah laut yang terjadi di perairan perairan Cenote Angelita, Mexico, pada kedalaman 60 meter itu bukanlah sungai sebenarnya.

Warna kecoklatan seperti air sungai itu merupakan lapisan gas hidrogen sulfida. Namun warna kecoklatan itu bukan berasal dari air tawar.

Disebutkan, bagian kecoklatan yang mirip air sungai itu adalah lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfide atau H2S. Gas yang biasanya dihasilkan dari saluran pembuangan kotoran.

Suasana dalam laut itu mirip sungai lengkap dengan lapisan seperti air yang berwarna agak kecoklatan. Ada pohon lengkap dengan dedaunan jatuh berguguran.

Laporan : Peni Widarti | Bali


ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
rizky Alif
16/08/2011
jjangan suka di menipu karna belum percaya sekali apa yang diucapakannya.
Balas   • Laporkan
aman
14/01/2011
sok tahu u u saja bilang masih di teliti so jgn banyak bacot lo coba dulu pergi k sana baru ngomong jgan ingkari kekuasaan ALLAH
Balas   • Laporkan
aiiu
26/08/2010
subhanallah .. ALLAH memang maha kuasa . sgala apapun yg mnusia kirai dpt dimukhjijatkan .. astaghfirullah ..
Balas   • Laporkan
iwan ewok
12/08/2010
o ala..msh ada orang yg tertipu.....itu bukan sungai tapi feomena alam aja....alias sulfur akibat dr perut bumi....yang jelas bukan sungai....
Balas   • Laporkan
Sang Yang
24/07/2010
itu semua saya yg membuat...kalian gak perlu kaget dan bingung ya ...biasa-biasa aja
Balas   • Laporkan
HERMANSYAH
23/07/2010
SUBHANALLAH ternyata sungai bwh laut itu bnr2 ada . . .
Balas   • Laporkan
kasiman
05/07/2010
wah. ada di situ pasti peninggalan purba. di kitap suci kaum islam diceritakan banyak daerah pada zaman dahulu yang hilang karna tuhan marah pada manusia. mungkin itu salah satu bukti nya.
Balas   • Laporkan
rahmadhany
30/06/2010
itulah Ke Kuasaan ILLAHI
Balas   • Laporkan
wahab
24/06/2010
ALLAHHUAKBAR Allah maha besar
Balas   • Laporkan
hasbi nurainun
09/06/2010
di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin smw bisa terjadi...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ