VIVAnews - Promosi budaya Indonesia di Ceko kini tidak saja dilakukan oleh para warga Indonesia. Sejumlah gadis Ceko yang tergabung dalam Yayasan Kintari tak kalah gemulai dalam mempertunjukkan berbagai tarian khas Indonesia.
Bertempat di Teater Solnice, Ceske Budejovice, Sabtu 6 Maret 2010, mereka memamerkan kebolehannya dihadapan ratusan pengunjung acara ‘Malam Indonesia’. Demikian ungkap Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Praha.
Gadis-gadis Ceko dengan luwes menari Tari Merak, Yapong dan Bajidor Kahot. Sedangkan para penari dari Sanggar Tari Sekar Melati binaan KBRI Praha menari Tari Kayau dan Rantak. Secara khusus juga ditampilkan I Gusti Agung Ayu Oka Partini, dosen ISI Denpasar, yang malam itu menampilkan tari Condong dan Wiranata.
Untuk melengkapi ajakan masyarakat Ceko berkunjung ke Indonesia, juga diputar film ‘Laskar Pelangi’ yang mendapat sambutan hangat dari penonton. Pemutaran film edukasi ini berkaitan dengan kegiatan Yayasan Kintari yang terus aktif membantu pendidikan anak-anak kurang mampu di Lombok.
Acara itu dibuka oleh Azis Nurwahyudi, pejabat counselor bidang penerangan, sosial, dan budaya KBRI Praha. "Ini merupakan salah satu kegiatan promosi Indonesia yang diselenggarakan bersama antara KBRI Praha dan Yayasan Kintari. Pada kesempatan tersebut masyarakat yang hadir diundang untuk berkunjung ke Indonesia," kata Nurwahyudi.
Ajakan berkunjung ke Indonesia tersebut dilengkapi dengan presentasi keindahan alam dan budaya Indonesia oleh Jana Vozabova, direktur Yayasan Kintari yang merupakan alumni penerima Beasiswa Darmasiswa.
Pada acara malam itu, KBRI Praha juga menggandeng Aqua Travel yang siap menjual aneka paket wisatanya ke Indonesia. Sementara Yayasan Kintari menjual aneka pernak-pernik khas Indonesia yang hasilnya untuk menambah bantuan renovasi bangunan sekolah SD Ngolang, Lombok.