Dunia

Jangan Berharap Lebih dari Obama

Makarim tidak menampik kenyataan bahwa Indonesia mulai diperhitungkan oleh AS.

Senin, 8 Maret 2010, 19:05 WIB
Umi Kalsum, Harriska Farida Adiati
  (AP Photo/Charles Dharapak)

VIVAnews - Indonesia tidak perlu berharap berlebihan terhadap kunjungan Presiden Barack Obama. Demikian dikatakan mantan perwakilan tetap RI di PBB yang kini menjadi dosen program studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina.

"Kita sebaiknya memanfaatkannya secara realistis, jangan terlalu punya harapan  yang berbunga-bunga terhadap hubungan Indonesia-Amerika Serikat (AS)," kata Makarim usai Seminar Kajian dan Prediksi Politik Luar Negeri dan Diplomasi Indonesia di Universitas Paramadina, Jakarta, Senin 8 Maret 2010.

Makarim memberikan contoh bagaimana sikap realistis itu. "Misalnya AS sekarang masih memiliki tingkat pengetahuan dan teknologi tinggi, maka pada tempatnyalah jika kita ingin ada alih teknologi," kata Makarim.

Contoh lain, AS sampai sekarang merupakan suatu kekuatan politik dan militer yang besar, maka pada tempatnya juga lah Indonesia juga mengusahakan adanya manuver kebijakan yang menciptakan stabilitas di Asia Tenggara "Karena kalau Asia Tenggara tidak stabil, maka usaha kita membangun Indonesia sudah tidak mungkin lagi," lanjutnya.

Namun Makarim tidak menampik kenyataan bahwa Indonesia mulai diperhitungkan oleh AS. "Dia datang dengan membawa perhatian dunia, kedatangannya menarik lebih dari 800 wartawan. Kunjungannya dilakukan 14 bulan setelah pelantikannya, jadi dianggap sudah meletakkan  dasar-dasar kebijakan luar negerinya," kata Makarim.

Karena sudah menetapkan akan berkunjung ke Indonesia, lanjut Makarim, berarti dalam skala prioritas AS, Indonesia memiliki makna khusus. "Indonesia memiliki hal-hal yang membuat mereka juga tertarik, karena kita negara demokratis ketiga terbesar di dunia dan negara Islam yang memiliki sifat moderat, dan lainnya," terangnya.

Makarim berharap, kedatangan Obama merupakan sebuah keuntungan timbal balik, bukan hanya Indonesia yang berharap banyak pada kunjungan itu, tapi AS juga. "Kita mengusahakan adanya kerjasama  berdasarkan kesetaraan dan manfaat," kata Makarim. Dia menambahkan bahwa sebuah kunjungan itu diusahakan menghasilkan suatu produk, maka diusahakan agar Comprehensive Partnership Agreement Indonesia-AS selesai saat kunjungan, sehingga ada sesuatu yg menjadi tonggak dalam hubungan bilateral.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Humza
11/03/2010
penjajah kok di sambut, SAMBIT ajah...
Balas   • Laporkan
arvi
09/03/2010
setuju,,jangan berharap pada manusia apalagi mahluk seperti obama,,penebar perang,,pembantai orang irak,afganistan dll,,obama bukan siapa-siapa yang harus di banggakan oleh orang indonesia,jasa apa yg dia berikan pada kita,selain kesengsaraan pada manusia
Balas   • Laporkan
syawaril.nuris
09/03/2010
Bukankah bangsa ini bergama dan 99 % bangsa ini beragama. Orang beragama tidak berharap kepada manusia tetapi kepada tuhannya. Apakah Barack Obama tuhan, sehingga berharap kepadanya ? Bukankah semua pejabat di negeri ini di sumpah pakai kitab suci, dimana
Balas   • Laporkan
ali said
09/03/2010
Mestinya: Jangan sekali-kali berharap pada Obama. Telah jelas bahwa Obama adl pendukung no. 1 Yahudi - Israel penjajah Palestina. Sesuai amanat pembukaan UUD 45, bahwa rakyat Indonesia ANTI PENJAJAHAN, 1 kata untuk kedatangan Obama TOLAK !!!
Balas   • Laporkan
istiqomah
08/03/2010
tolak obama presiden negara penjajah
Balas   • Laporkan
istiqomah
08/03/2010
tolak obama presiden negara penjajah
Balas   • Laporkan
I know the Truth
08/03/2010
"jangan berharap lebih ke Obama", saya setuju sekali karena, untuk apa kita berharap belas kasihan ke pemimipin negara PENJAJAH? INGAT!!! Dia itu bangsa budak, yaitu budaknya SI BEJAT ISRAEL !!!!!!!!!!!
Balas   • Laporkan
fajar
08/03/2010
betul kita tak layak berharap pada Obama dan yang layak terkait rencana kedatanganya adalah harus kita tolak karena dia adalah presiden AS yang merupakan negara penjajah yang haus darah kaum muslimin baik di Afghan, Irak, Pakistan, Yaman, dll. Dan terkait
Balas   • Laporkan
ahmad undergrounder
08/03/2010
Ayo ikutan acara "OBAMA KICK HIM OUT" Indonesia
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ