Dunia

Obama Bakal 'Dikejar' Soal Timur Tengah

Obama akan berkunjung ke Indonesia pada 20-22 Maret nanti.

Senin, 8 Maret 2010, 19:01 WIB
Umi Kalsum, Harriska Farida Adiati
  (AP Photo)

VIVAnews - Presiden Barack Obama berencana mengunjungi Indonesia pada pertengahan Maret mendatang. Bila mendapat kesempatan bertemu dengan Obama, mantan perwakilan tetap RI di PBB, Makarim Wibisono, ingin bertanya mengenai pelaksanaan kebijakan presiden Afro-Amerika pertama Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

"Bagaimana Obama bisa melaksanakan gagasan untuk dapat menjalankan kebijakan yang berimbang di Timur Tengah. Itu yang ingin saya tanyakan," kata Makarim yang kini menjadi dosen program studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina, usai Seminar Tahunan ke-4 Kajian dan Prediksi Politik Luar Negeri dan Diplomasi Indonesia, Senin 8 Maret 2010.

Makarim menjelaskan, Obama sudah memutuskan sikap politis bahwa persoalan di Timur Tengah harus diselesaikan secara berimbang. Pertanyaannya, bagaimana menerjemahkan apa-apa yang sudah diputuskan di kepala itu dalam tindakan sehari-hari. That's it," kata Makarim.

Sedangkan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Andri Hadi, tampak kebingungan mencari pertanyaan yang ingin dia ajukan pada Obama. Andri Hadi kemudian bercerita bahwa dia sudah pernah bertemu dengan Obama saat dia masih menjadi Senator negara bagian Illinois.

"Saat itu tahun 2006, saya sedang bertugas di Washington, dan  kami bertemu di acara yang tidak formal. Personality-nya memang saat menarik, kelihatan sekali," kenangnya.

"Satu hal yang menyenangkan ya yang sering dia kemukakan di berbagai event, yaitu bahwa dia ingat masa kecilnya di Indonesia, ingat sekali. Dia juga ingat beberapa kata dalam Bahasa Indonesia," kata Andri Hadi. Perhatian Obama untuk Indonesia, kata Andri Hadi, sangat baik sekali.

"Hanya saja waktu dia bicara soal nasi goreng atau bakso, harusnya saya kirim ke rumahnya," katanya sambil tertawa.

Dia menambahkan, "Kalau saya jadi Obama dan datang ke sini, sudah pasti saya akan mengunjungi sekolah masa kecil. Seperti kata Pak Dino Patti Djalal, kunjungan ini adalah kunjungan nostalgia."

• VIVAnews
Rating
Komentar
ayyeee
09/03/2010
.,.,.,..
Balas   • Laporkan
kentanggoreng
09/03/2010
OBAMA saja di sambut bak pahlawan , apa jasanya !!!! Pemimpin Negara pembunuh/penjajah lihat IRAK,AFGANISTAN,PALESTINA dll .tangan masih berlumuran darah kaum muslim ,saudara kita sendiri ,saudara kita yg di bunuh tanpa kesalahan apapun masih di sambut,di
Balas   • Laporkan
Warga Pasuruan
08/03/2010
Tolak OBAMA (Presiden Negara Penjajah) Jangan datang Ke Negeri Kaum Muslim Indonesia. OBAMA berlumuran DARAH Warga PALESTINA yg tak berdosa, karena OBAMA tetap Bantu Israel!!!
Balas   • Laporkan
fajar
08/03/2010
ya pantaslah negara ini bukan lagi negara sahabat, negara tetangga atau negara jajahan melainkan kayaknya banyak yang bangga "merasa" menjadi "negara bagian" dari negara VAMPIR musuh Islam dan kaum Muslimin tersebut. NAIF Ya
Balas   • Laporkan
aslindonesia
08/03/2010
hmmm,, aneh ya orang indonesia,, lihat manusia tangannya berlumuran darah saudaranya di afgan, palestina, irak... disambut bak pahlawan...! dibikinin patungnya pula...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ