Dunia

Laporan The Fed Membuat Wall Street Stagnan

Menurut Bank Sentral AS pemulihan ekonomi akan berjalan lambat

Kamis, 4 Maret 2010, 07:41 WIB
Renne R.A Kawilarang
  (AP Photo/Richard Drew)

VIVAnews - Indeks-indeks harga saham di bursa Wall Street menunjukkan hasil yang cenderung stagnan setelah Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) mengisyaratkan bahwa pemulihan ekonomi akan berjalan lambat.

Di akhir transaksi Rabu sore waktu New York (Kamis dini hari WIB), indeks harga saham industri Dow Jones turun 9,22 poin (0,1 persen) menjadi 10.396,76. Indeks Standard & Poor's 500 hanya naik 0,48 poin (kurang dari 0,1 persen) menjadi 1.118,79 - tertinggi sejak 20 Januari lalu. Sedangkan indeks komposit Nasdaq melemah 0,11 poin atau kurang dari 0,1 persen) menjadi 2.280,68.

Sebenarnya, di awal sesi, pergerakan indeks cenderung naik menyusul datangnya lagi laporan positif mengenai rencana akuisisi korporat. Perusahaan ekuitas Elliott Associates menawarkan pembelian 91,5 persen atas kepemilikan produsen piranti lunak Novell Inc. 

Para investor pun tadinya menunjukkan optimisme setelah melihat survei dari The Institute for Supply Management bahwa indeks industri jasa di AS selama Februari naik dari 50,5 menjadi 53 poin. Hasil ini melebihi proyeksi para ekonom sebesar 2 poin.

Namun semua kabar baik itu dimentahkan oleh laporan dari The Fed yang muncul beberapa jam jelang penutupan transaksi. Menurut The Fed, pemulihan ekonomi AS akan berjalan lambat karena masih lemahnya tingkat permintaan kredit dan lapangan kerja yang masih rendah.

Tom Samuels, pengamat dari Palantir Fund di Houston, mengaku belum melihat bukti kuat adanya indikator-indikator yang bisa menunjukkan bahwa pemulihan mulai berjalan stabil.

"Kita belum menyaksikan fundamental yang kuat secara struktural," kata Samuels. (Associated Press)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ