Dunia

Putra Pemimpin Hamas Jadi Intel Israel

Sheik Hassan Yousef merasa malu bahwa putranya sudah sepuluh tahun menjadi intel Israel

Selasa, 2 Maret 2010, 11:20 WIB
Renne R.A Kawilarang
Mosab Hassan Yousef (Fox News)

VIVAnews - Sheik Hassan Yousef, seorang pemimpin senior kelompok perjuangan Hamas tidak lagi mengakui seorang putra kandungnya, Mosab Yousef, sebagai anak. Pasalnya, Mosab sudah berterus terang bahwa dia kini menjadi intel bagi Israel, musuh Hamas.

Demikian pernyataan yang ditulis Yousef di dalam penjara Israel, yang berhasil diselundupkan keluar, Senin malam 1 Maret 2010 waktu setempat. Yousef tengah menjalani masa hukuman penjara di negara Zionis itu selama enam tahun.
 
Dalam suratnya, Yousef mengungkapkan bahwa dia dan keluarga sudah memutuskan "memecat" Mosab sebagai anggota keluarga mereka. Yousef mengaku sedih dengan putusan itu namun terpaksa dia lakukan karena Mosab dianggap sudah "tidak lagi percaya kepada Tuhan dan bersekongkol dengan musuh."

Yousef dikenal turut mendirikan kelompok perjuangan Palestina beraliran keras, Hamas, 20 tahun yang lalu.

Dalam wawancara pekan lalu dengan surat kabar Ha'aretz, Mosab mengaku telah menjadi intel Israel selama sepuluh tahun sebelum kabur ke California, Amerika Serikat (AS), pada 2007.

Dia bahkan mengungkapkan perannya membantu Israel dalam menggagalkan sejumlah serangan Hamas. Mosab pun berjasa mengarahkan Israel menangkap pimpinan Hamas, termasuk ayahnya sendiri. Mosab mengaku sedang menerbitkan buku memoir berjudul, "Son of Hamas" (Putra Hamas).

Itulah sebabnya Yousef dan keluarga menyatakan tidak lagi mengakui Mosab sebagai anak atau kerabat mereka. Selain kehilangan hak waris, Mosab juga tidak akan bisa lagi bertemu atau berbicara dengan mereka. (Associated Press)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
jeehady_lovers
20/03/2010
MURTAD...!!! ituh HARUS DIPENGGAL LEHERNYA...!!
Balas   • Laporkan
ielsahab | 03/03/2012 | Laporkan
Puji Tuhan akhirnya mossab menemukan TUHAN yg sejati.. amen
Cah gemblung
15/03/2010
Mampus lu anak durhaka!!!
Balas   • Laporkan
ielsahab | 03/03/2012 | Laporkan
Puji Tuhan akhirnya mossab menemukan TUHAN yg sejati.. amen
Pekik
04/03/2010
Wow... keputusan yang terlihat buruk bagi Mosab...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ