Dunia

Sejak Jadi Presiden, Kolesterol Obama Naik

Selain bermasalah dengan kolesterol, presiden AS itu bermasalah pada kaki kiri

Senin, 1 Maret 2010, 11:14 WIB
Renne R.A Kawilarang
Susilo Bambang Yudhoyono & Barack Obama (Antara/ Reuters/ Jim Young)

VIVAnews - Kondisi fisik Barack Obama secara keseluruhan masih dinyatakan sehat dan tetap sanggup menjalankan tugas-tugasnya sebagai presiden Amerika Serikat (AS). Namun, selain sedikit bermasalah dengan kebiasaan merokok, Obama punya kelemahan menyangkut kondisi pada kaki kirinya dan dalam mengatur tingkat kolesterol.

Demikian saran kepala tim dokter kepresidenan AS, Jeffrey Kuhlman. Dia mendokumentasikan hasil pemeriksaan Obama dalam suatu laporan tertulis yang dikirim kepada juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, tertanggal 28 Februari 2010.

Ini merupakan kali pertama Obama menjalani pemeriksaan kesehatan sejak menjadi presiden AS. Dalam laporannya, Kuhlman mengungkapkan bahwa secara umum kondisi pemimpin berusia 48 tahun itu dalam keadaan sehat dan bisa menjalankan tugas-tugasnya seperti biasa.

Namun, usai memeriksa Obama selama 90 menit di Rumah Sakit Angkatan Laut di kota Bethesda, tim dokter mencatat ada beberapa faktor yang harus diperhatikan oleh pemimpin negara adi daya itu.

Pertama, Obama masih disarankan untuk tetap berusaha menghentikan kebiasaan merokok secara total, seperti yang menjadi tekadnya jelang dilantik sebagai presiden AS awal tahun lalu.

Selain itu, Obama harus hati-hati dengan pola makannya supaya tingkat kolesterol pada tubuhnya tidak terus naik. Tim dokter berharap agar tingkat kolesterol buruk (LDL) harus di bawah 130 poin. 

Saat diperiksa pada Juli 2008 - ketika Obama masih menjadi senator - tingkat kolesterolnya masih aman, total 173 poin. Tingkat LDL masih 96 dan HDL (kolesterol baik) 68.

Namun, saat diperiksa kemarin, kolesterol Obama naik cukup besar. Dari total 209, tingkat HDL turun menjadi 62 poin. Justru tingkat LDL yang naik, yaitu menjadi 138 poin. 

Obama pun untuk saat ini dinyatakan bebas penyakit berat. Namun, pemeriksaan dokter mendeteksi bahwa Obama terkadang merasa nyeri di bagian kaki kiri. Itu karena kaki kirinya mengalami radang sendi pada lutut kiri (tendinitis). Selain itu dokter juga melihat kelemahan pada pinggul bagian kiri Obama 

Rasa nyeri pada kaki itu tampaknya disebabkan efek dari kebiasaan yang tidak mau dihentikan Obama, yaitu bermain bola basket. (Associated Press)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ