Dunia

Diprotes, Bangkok Bank Tutup

Demonstran mengklaim pimpinan Bangkok Bank berperan dalam kudeta 2006.

Jum'at, 19 Februari 2010, 18:34 WIB
Hadi Suprapto, Harriska Farida Adiati
foto ilustrasi bank dibekukan  

VIVAnews - Ribuan demonstran pro-pemerintah Thailand mengepung kantor pusat Bangkok Bank di Bangkok, Thailand, Jumat 19 Februari 2010. Demonstran yang tergabung dalam Front untuk Demokrasi anti Kediktatoran (UDD) tersebut mengklaim pimpinan Bangkok Bank berperan dalam kudeta 2006 yang menggulingkan idola mereka, mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

Bangkok Bank akhirnya menutup kantor pusatnya untuk hari ini dan memulangkan 3.000 staf demi keselamatan pelanggan dan staf bank.
"Bangkok Bank adalah institusi kapitalis yang menghancurkan demokrasi kita," kata juru bicara kelompok berkaos merah, Worawuth Wichaidit, dari atas mimbar kepada para demonstran yang mengenakan kaos merah sebagai pengenal, seperti dikutip dari laman surat kabar Bangkok Post.

Mereka mengatakan, mantan PM Prem Tinsulanonda, yang kini menjadi penasehat Raja Bhumibol Adulyadej, dulu adalah penasehat Bangkok Bank dan hingga kini tetap memiliki keterkaitan dengan bank terbesar di Thailand tersebut.

Demonstran anti-Thaksin itu menuduh Prem mendalangi kudeta militer 2006 yang menggulingkan Thaksin. Taipan telekom itu kini tinggal di mancanegara untuk mengelak dari hukuman dua tahun penjara akibat terbukti bersalah dalam kasus korupsi.

Sekitar 500 personel kepolisian dikerahkan di lokasi bank dan sekitarnya. Polisi mengatakan, mereka tidak akan menggunakan kekerasan untuk melawan para demonstran. Theera Aphaiwong, wakil presiden Bangkok Bank, mengaku tidak khawatir atas aksi tersebut.

Menurutnya, demonstrasi itu adalah perwujudan hak konstitusional yang dimiliki tiap warga negara untuk melakukan aksi protes. "Mereka juga sudah menyatakan dengan jelas bahwa tidak akan terjadi aksi kekerasan," kata Theera.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ