Dunia

Sebagian Bursa Saham Asia Akhiri Reli Indeks

Para investor menanti apa langkah China selanjutnya dalam mengendalikan laju ekonomi

Kamis, 18 Februari 2010, 15:14 WIB
Renne R.A Kawilarang
  (http://www.abc.net.au)

VIVAnews - Indeks harga saham di sejumlah bursa utama Asia mengakhiri reli yang hanya berlangsung selama beberapa hari. Namun pergerakan indeks relatif stagnan

Selain aksi ambil untung setelah mengalami reli indeks, para investor kini kembali was-was atas langkah China dalam mengendalikan laju pertumbuhan ekonomi.

Di akhir transaksi Kamis sore waktu setempat, indeks Hang Seng di Hong Konng turun 12,12 poin (0,1 persen) menjadi 20.521,89. Begitu pula dengan indeks Kospi di Korea Selatan, melemah 6,24 poin (0,4 persen) menjadi 1.621,19.

Indeks saham di Singapura dan India juga melemah, masing-masing 0,4 persen dan 0,5 persen.

Sebaliknya, indeks Nikkei 225 di Jepang naik 28,86 poin (0,3 persen) menjadi 10.335,69 dan indeks di Thailand dan Malaysia sama-sama naik 0,2 persen. Sementara itu bursa di China dan Taiwan masih tutup karena musim libur Imlek.

Di pasar valuta asing, kurs dolar atas yen naik, dari 90,57 yen menjadi 90,85 yen. Dolar pun kini bangkit atas euro, dari US$1,3582 menjadi US$1,3602.

Menurut kalangan pengamat, para investor menanti apa langkah China selanjutnya. Kendati tingkat inflasi Januari lalu turun, namun data itu tidak bisa menjamin bahwa China akan menerapkan kebijakan yang meresahkan dalam mengendalikan laju pertumbuhan ekonomi agar tidak terlalu pesat serta mencegah penggelembungan nilai aset (bubbling) di sektor properti.

Pekan lalu, Bank Sentral China menaikkan batas modal minimum perbankan untuk memperlambat laju di sektor kredit. Namun, para investor mengesampingkan kekhawatiran bahwa langkah Bank Sentral China bisa berdampak bagi pertumbuhan regional. (Associated Press)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ