VIVAnews - Perusahaan otomotif Toyota sedang mempertimbangkan untuk menarik mobil Corolla setelah menerima keluhan mengenai masalah pada power steering.
Berbicara di kantor Toyota di Tokyo, Rabu 17 Februari 2010, penanggung jawab kontrol kualitas Toyota, Shinichi Sasaki, mengatakan Toyota menganggap serius semua keluhan mengenai masalah power steering pada mobil paling laris di dunia tersebut.
Sasaki mengatakan perusahaan mendahulukan konsumen dalam upaya memperbaiki reputasi perusahaan dan akan melakukan apapun yang diperlukan bila Corolla harus diperbaiki.
Sasaki tidak menyebutkan tahun produksi atau wilayah yang bisa terkena dampak bila terjadi penarikan. Keluhan yang disampaikan tidak mencapai seratus komplain.
Kemudian diungkapkan bahwa penjualan Corolla tahun lalu mencapai hampir 1,3 juta unit.
Sementara itu, Presiden Toyota, Akio Toyoda, mengatakan tidak akan menghadiri rapat dengan Kongres Amerika Serikat terkait persoalan kualitas produk Toyota.
Dia mempercayakan itu pada eksekutif Toyota yang berbasis di AS karena Akio Toyoda sendiri akan fokus pada peningkatan kualitas mobil.
"Yoshi Inaba, kepala Toyota Motor Corp unit Amerika Utara, lebih familiar dengan situasi di AS dan dia adalah eksekutif terbaik untuk menangani rapat tersebut," kata Toyoda dalam konferensi pers ketiganya sejak penarikan massal mobil Toyota terkait masalah keamanan menyeruak. (AP)