Dunia
Perdagangan Saham

Awal Pekan, Indeks di Asia Berguguran

Sebagian besar harga saham di bursa China rontok jelang liburan Imlek akhir pekan ini

Senin, 8 Februari 2010, 13:47 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
  (AP Photo/Katsumi Kasahara)

VIVAnews - Indeks harga saham di sejumlah bursa utama Asia melemah di akhir perdagangan Senin sore, 8 Februari 2010. Sejumlah kabar tidak menyenangkan sepanjang pekan lalu menambah kecemasan investor akan masih rapuhnya pemulihan ekonomi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Indeks acuan Nikkei 225 (Jepang) melemah 0,5 persen (49,11 poin) ke level 10.007,98 karena nilai tukar yen yang menguat. Penguatan nilai yen membuat laba penjualan para eksportir dari mancanegara berkurang. Namun saham Toyota Motor Corp. menguat 0,5 persen setelah presiden Toyota, Akio Toyoda, meminta maaf pada publik Jumat pekan lalu terkait penarikan massal mobil-mobil Toyota.

Indeks acuan bursa Shanghai di China turun 0,2 persen (6,72 poin) menjadi 2.933,87 setelah transaksi dibuka. Saham-saham perbankan dan institusi keuangan di China turun. Sebagian besar harga saham di bursa China rontok jelang liburan Tahun Baru (Imlek), yang akan berlangsung akhir pekan ini.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) turun 0,5 persen menjadi 89,12 poin (19.575,96). Sedangkan indeks Kospi (Korea Selatan) melemah 0,3 persen (4,34 poin) ke posisi 1.562,78.

Indeks saham di Malaysia, Selandia Baru, dan Filipina juga melemah. Namun penguatan saham terjadi di Singapura, Taiwan dan Australia.

"Para pelaku pasar melihat dan menunggu sikap sejak data ekonomi belakangan ini dari AS muncul beragam," kata Peter Lai, manager investasi DBS Vickers di Hong Kong.

Indeks di sejumlah bursa utama manca negara rontok dalam beberapa pekan terakhir karena investor mencemaskan krisis utang yang membelit beberapa negara Eropa. Kecemasan investor semakin  pekan lalu menjadi-jadi setelah anggota parlemen Portugal menggagalkan program pengurangan defisit pemerintah. (AP)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ