VIVAnews - Seseorang yang diduga berasal dari kelompok anti-pemerintah Thailand melempar kantong berisi kotoran manusia ke rumah pribadi Perdana Menteri (PM) Abhisit Vejjajiva di Bangkok. Peristiwa itu berlangsung Senin, 1 Februari 2010.
Deputi PM Suthep Thaugsuban, Selasa 2 Februari 2010, menyalahkan kelompok Kaos Merah - pendukung mantan PM Thaksin Shinawatra - sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu.
Pendukung Thaksin sebelumnya sudah mengumumkan rencana untuk mengadakan aksi demonstrasi dalam beberapa pekan mendatang. Serangan terhadap rumah Abhisit itu menunjukkan konflik politik dalam negeri Thailand kembali memanas.
"Berdasarkan perkiraan terhadap situasi, saya yakin tindakan tersebut dilakukan oleh orang-orang Kaos Merah. Saya mengetahui kejadian tersebut kemarin dan telah meminta kepolisian meningkatkan pengamanan kepada tokoh-tokoh penting," kata Suthep kepada wartawan seperti dikutip dari laman harian The Straits Times.
Kepolisian membenarkan bahwa beberapa kantong plastik berisi kotoran manusia dilempar dari luar tempok halaman kediaman Abhisit di pusat kota Bangkok. Hari ini, Abhisit mengatakan bahwa keluarganya tidak terkejut atas peristiwa tersebut.
Kelompok pendukung Thaksin akan turun ke jalan menjelang pengumuman keputusan pengadilan mengenai apakah otoritas bisa menahan aset Thaksin yang bernilai US$2,2 miliar yang dibekukan setelah kudeta militer yang menjungkalkan Thaksin pada 2006. "Kelompok pendukung Thaksin ini menekan tiap pihak terkait menjelang hari pengumuman pengadilan," kata Suthep.