Dunia
Gempa Bumi di Haiti

Distribusi Bantuan Besar-besaran Dimulai

Militer AS juga segera memulai kembali transfer para korban gempa

Senin, 1 Februari 2010, 11:24 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Haiti Pasca Gempa : Bantuan Luar Negeri (AP Photo/MINUSTAH, Marco Dormino)

VIVAnews - Pendistribusian besar-besaran bantuan makanan pada dua juta korban gempa di Haiti dimulai pada hari Minggu, 31 Januari 2010, di ibukota Port-au-Prince. Program yang dikoordinir oleh badan kemanusiaan PBB, World Food Programme (WFP), serta badan kemanusiaan internasional dan pemerintah Haiti tersebut akan berlangsung selama dua pekan.

Distribusi makanan akan dilakukan di 16 titik di Port-au-Prince. Namun, juru bicara WFP, Marcus Prior, mengatakan, kemarin hanya orang-orang di sembilan titik yang bisa mendapat bantuan. Perlu lebih banyak waktu untuk menyiapkan kupon jatah makanan di lima titik lainnya. Sedangkan di dua lokasi lain yang terletak di daerah kumuh dan padat penduduk di Cite Soleil, batal dilakukan karena alasan keamanan.

"Wilayah tersebut memiliki tingkat kekerasan yang sangat ekstrim belakangan ini, dengan kekerasan gang terus meningkat. Namun kami harap kami akan bisa menjangkau daerah itu secepat mungkin," kata Prior seperti dikutip laman stasiun televisi CNN.

Sementara itu, militer Amerika Serikat (AS) segera memulai kembali transfer para korban gempa lewat jalur udara, Minggu 31 Januari 2010. Juru bicara Gedung Putih, Tommy Vietor, pada Sabtu lalu mengatakan bahwa pengiriman korban luka di Haiti dihentikan sementara karena persoanal logistik, termasuk terbatasnya ruang perawatan bagi para korban luka.

Pasien yang telah dievakuasi adalah mereka yang tidak bisa ditangani oleh dokter yang bertugas di Haiti. Hampir 23.000 orang telah dirawat oleh personel militer AS sejak gempa 12 Januari lalu. Beberapa dokter sukarelawan AS di Haiti berharap penerbangan akan dimulai hari ini pada pukul 11 pagi.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ