Dunia

Gara-gara Avatar, China Ganti Nama Gunung

Berkat film laris itu, pemerintah suatu provinsi di China juga menggelar tur wisata Avatar

Selasa, 26 Januari 2010, 14:12 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Cuplikan film Avatar (The Gate)

VIVAnews - Film laris asal Hollywood, "Avatar," rupanya tak hanya membuat terkesima banyak penonton di China. Avatar bahkan mampu "menyihir" pemerintah suatu provinsi di Tiongkok untuk mengganti nama suatu pegunungan di wilayah mereka.

Itulah yang terjadi pada pemerintah provinsi Hunan. Mereka niat sekali mengganti nama suatu pegunungan di Kota Zhangjiajie, yang tadinya bernama "Barisan Langit Selatan" menjadi "Gunung Avatar Hallelujah."

Rupanya, merek terinspirasi oleh nama bukit terapung dalam film Avatar, yaitu "Gunung Hallelujah." Pemerintah Hunan berharap, penggantian nama tersebut bisa semakin menarik wisatawan dan menghasilkan tambahan bagi pendapatan daerah.

Penggantian nama itu dilakukan melalui sebuah seremoni, Senin 26 Januari 2010. Menurut situs resmi pemerintah Zhangjiajie, seperti dikutip dari laman jaringan televisi NBC, gunung terapung "Hallelujah Mountains" dalam film box office Avatar justru terinspirasi oleh "Barisan Langit Selatan" setelah seorang fotografer Hollywood menjadikan gunung dengan pemandangan indah tersebut sebagai objek pemotretan pada 2008.

"Banyak gambar foto yang dia ambil menjadi prototipe untuk berbagai elemen dalam film Avatar, termasuk 'Hallelujah Mountains'," tulis pernyataan dalam situs pemerintah tersebut.

Wisatawan kini bisa bergabung dalam 'tur keajaiban ke Avatar-Pandora' atau 'tur keajaiban ke gunung terapung Avatar'," tulis situs milik China International Travel Service Corp cabang Zhangjiajie.

"Pandora jauh, tetapi Zhangjiajie dekat," tambahnya. "Selamat datang di Zhangjiajie untuk melihat 'Avatar Hallelujah Mountains' dan temukan Pandora dalam dunia nyata", tambah penyedia layanan pariwisata itu.

Bioskop-bioskop China pekan lalu mulai menayangkan film versi tiga dimensi yang disutradarai James Cameron itu. Ini menjadi hiburan menarik menyambut musim liburan tahun baru China.

Sejauh ini "Avatar" sudah meraup US$80 juta di China dan menjadi film paling populer di negara komunis tersebut.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Vian_kadal
29/07/2010
avatar.. oh avatar.. oh avatar
Balas   • Laporkan
rizz
27/01/2010
wahh, lagi-lagi China melihat peluang bisnis baru bwt wisata mereka. Kpn nih Gunung Merapi mbah Maridjan di-syut jugak??
Balas   • Laporkan
Ogy
26/01/2010
Emang bagus banget. Avatar mengajarkan kita bagaimana menjaga keseimbangan ekologi alam. Anergi untk manusi hanya pinjam yg suatu saat nanti pasti akan diambil sama yg meminjamkan. Makanya jgn serakah wahai penjajah alam...
Balas   • Laporkan
josso_ancuk
26/01/2010
pertamax
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ