VIVAnews - Seorang perempuan di Inggris diberi peringatan oleh hakim untuk tidak lagi berbuat ribut saat bercinta dengan pasangannya. Bila peringatan dilanggar, dia langsung dipenjara.
Demikian menurut putusan hakim Beatrice Bolton kepada terpidana Caroline Cartwright di kota Newcastle, Jumat 22 Januari 2010. Laman The Independent mengungkapkan bahwa Caroline terbukti mengganggu ketertiban umum berupa menunjukkan sikap anti sosial (Asbo) karena mendapat gugatan dari para tetangga setelah berkali-kali bikin erangan yang mengganggu orang lain.
Perempuan 48 tahun itu sudah mengaku bersalah atas perbuatannya, yang dia lakukan setiap kali bercinta dengan suaminya. Menimbang pengakuan dari terpidana, hakim akhirnya hanya menjatuhkan vonis penjara selama delapan pekan. Pelaksanaan hukuman bisa ditangguhkan selama 12 bulan.
Namun, bila tahun depan kembali melakukan kesalahan yang sama, Caroline langsung masuk bui.
"Saya sudah mendengar secara singkat rekaman dari keributan yang kamu buat dan bisa memahami bila para tetangga menjadi kesal dan resah," kata Bolton saat menasehati Cartwright.
Menanggapi keputusan pengadilan, Cartwright menilainya sebagai sesuatu hal yang tidak wajar. "Saya tidak mengerti mengapa mereka meminta saya untuk diam karena bagi saya itu normal-normal saja. Saya berusaha meminimalisir situasi dengan berhubungan intim di pagi hari - bukan di malam hari - sehingga ributnya tidak sampai membangunkan tetangga," kata Cartwright.
Namun, para tetangga Cartwright distrik Washington, selatan Newcastle, hingga para pejalan kaki dan tukang pos juga menganggap desahan dan erangan Cartwright yang mereka pernah dengar juga tidak wajar.
Menurur analisis data rekaman, suara Cartwright itu berkekuatan antara 30 - 40 desibel, paling tinggi 47 desibel.