Dunia

Warga Kristen Tuntut CD "Allah" Dikembalikan

CD disita ketika dia kembali dari Indonesia pada Mei 2008.

Rabu, 13 Januari 2010, 00:24 WIB
Eko Priliawito, Harriska Farida Adiati
Polisi Malaysia memeriksa gereja All Saints Church di negara bagian Perak (AP Photo)

VIVAnews - Seorang warga Malaysia pemeluk Kristen menuntut pengembalian delapan keping CD dengan kata "Allah" di sampulnya. Tuntutan itu dilakukan melalui jalur hukum.

Warga bernama Jill Ireland tersebut, menurut pengacaranya, Selasa 12 Januari 2010, mengajukan tuntutan ke pengadilan agar CD yang disita ketika dia kembali dari Indonesia pada Mei 2008 tersebut dikembalikan.

Tindakan hukum ini dilakukan di tengah merebaknya konflik terkait penggunaan kata "Allah" oleh umat non muslim Malaysia yang memicu pembakaran sejumlah gereja sejak pekan lalu.

Keputusan pengadilan untuk mencabut larangan pemakaian kata "Allah" oleh non muslim pada 31 Desember lalu akhirnya ditangguhkan pada pekan lalu setelah pemerintah menegaskan bahwa keputusan itu bisa menyebabkan konflik rasial.

"Ireland sedang berupaya agar keping CD-nya dikembalikan. Dia juga
menuntut pernyataan bahwa dia bisa menggunakan kata "Allah", serta
untuk memiliki, menggunakan, dan mengimpor materi dengan kata 'Allah' untuk mempraktikkan kehidupan beragama," kata pengacara Ireland, Annou Xavier, seperti dikutip dari laman harian Straits Times.

"Umat Kristen di Sabah dan Sarawak sudah menggunakan kata 'Allah' selama berabad-abad," tambahnya.

Ireland yang warga Sarawak ini adalah umat gereja Sidang Injil Borneo
yang salah satu gerejanya di negara bagian Negri Sembilan menjadi
target serangan pada Senin lalu.

• VIVAnews
Rating
Komentar
STEVE GRATIA
14/01/2010
kalau Gus Dur masih hidup, beliau akan berkomentar : " Gitu aja kok repot.."
Balas   • Laporkan
STEVE GRATIA
14/01/2010
kalau Gus Dur masih hidup...beliau akan berkomentar : "Gitu aja kok repot..."
Balas   • Laporkan
STEVE GRATIA
14/01/2010
kalau Gus Dur masih hidup...beliau akan berkomentar : "Gitu aja kok repot..."
Balas   • Laporkan
cik suk
13/01/2010
Apakah yang menyakiti orang lain, itu disebut.... Biadad !!!!
Balas   • Laporkan
panembahan
13/01/2010
Aku dan temanku pergi ke 'PASAR MALAM AGAMA'. Bukan pasar dagang namun Pasar Agama. Tapi persaingannya tak kalah sengit, propagandanya pun sama hebatnya. Di kios Yahudi: "Tuhan itu Maha Pengasih dan bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihan-Nya. Ya... bang
Balas   • Laporkan
jamal
13/01/2010
Inilah agama Rahmatan Ill' Allamin...
Balas   • Laporkan
priyo
13/01/2010
lho...emang dah ada hak patent-nya ? semoga Allah membukakan pikiran dan hatinya...agar tidak picik....
Balas   • Laporkan
chicken
13/01/2010
nampaknya mmg sudah krisis moral . gara2 nama Allah aja bs kayak gini . mmg kiamat udah mau dekat . bagi org2 yg seperti itu akan binasa
Balas   • Laporkan
Jangan marah dulu
13/01/2010
1. Katakanlah: Bahwa Allah itu satu. 2. Allah tempat memohon. 3. Dia tidak ber-anak dan tidak diper-anak-kan. 4. Dan tiada sesuatupun yang setara dengan-Nya. Ket.: Kalau Jesus itu Tuhan??? pastilah dia mencipta alam semesta.Tetapi mengapa dia lahir jauh
Balas   • Laporkan
Taufik
13/01/2010
Penggunaan Tuhan Allah oleh umat non muslim sah sah aja. Jangan keburu cemburu. Semua agama berasal dr Tuhan yg sama akan tetapi istilahTuhan ditiap agama tidak sama persis.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ