Dunia

Bom di Teheran Tewaskan Ilmuwan Fisika Nuklir

Massoud mengajar fisika nuklir neutron di Universitas Teheran.

Selasa, 12 Januari 2010, 17:05 WIB
Eka Puspasari, Harriska Farida Adiati
Demonstrasi mahasiswa di Universitas Teheran, Iran (AP Photo/Kamran Jebreili)

VIVAnews - Seorang ahli fisika nuklir Iran tewas dalam ledakan bom di Teheran, Iran, Selasa 12 Januari 2010. Dr. Massoud Ali-Mohammadi,  pengajar di Universitas Teheran dan pendukung setia Revolusi Islam terbunuh akibat ledakan bom yang dikontrol dari jarak jauh tersebut.

Ledakan terjadi di dekat rumah profesor itu di kawasan Qeytariyeh, utara Teheran. Kepolisian Iran sedang menyelidiki kasus terorisme ini untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab.

Jaksa Abbas Jafari-Dolatabadi membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut. Dia mengatakan, Massoud mengajar fisika nuklir neutron di Universitas Teheran. Dia menambahkan, korban tewas saat sebuah sepeda motor yang diparkir di dekat mobilnya meledak.

"Belum ada tersangka yang ditangkap," katanya pada Students News Agency Iran seperti dikutip dari laman stasiun televisi Press TV.

Serangan teroris ini terjadi setelah seorang ilmuwan nuklir Iran, Shahram Amiri, hilang di kota suci Medinah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji pada Juni 2009. Pada Desember, juru bicara Kementrian Luar Negeri Iran, Ramin Mehman-Parast, mengatakan, pemerintah Iran mendapat informasi bahwa otoritas di Riyadh mengirim Amiri ke Amerika Serikat (AS).

Menurut Mehman-Parast, Amiri sekarang menjadi salah satu dari sebelas warga negara Iran yang ditahan di penjara AS. Dikatakan bahwa penculikan dan pembunuhan ilmuwan-ilmuwan masuk dalam daftar agenda AS.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ