VIVAnews - Sekitar 11 Anak Buah Kapal (ABK) warga Indonesia masih dalam sekapan gerombolan pembajak Somalia sejak pekan lalu. Namun mereka dikabarkan dalam kondisi baik.
Demikian ungkap Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. "Kita sudah bergerak, kondisi mereka dalam keadaan baik dan selamat,” kata Marty usai memberikan pernyataan pers tahunan di kantor Departemen Luar Negeri, Jakarta, Jumat 8 Januari 2010.
Menurut Marty, komunikasi terjalin antara penculik atau pembajak dengan pihak pemilik kapal. "Kita tidak ingin orang memberikan nilai bobot yang lebih terhadap para pembajak dengan melakukan perundingan dengan mereka," tambah Marty.
Hal yang paling penting, menurut Marty, adalah kebebasan bagi para ABK asal Indonesia tersebut.
Sekitar 11 ABK Indonesia disandera oleh perompak Somalia pada Sabtu 2 Januari lalu saat melintas di Teluk Aden. Dari 24 awak kapal yang berada di kapal berbendera Singapura tersebut, 17 di antaranya adalahwarga Indonesia.
Sebanyak lima orang berasal dari China, satu orang warga Nigeria, dan satu orang Vietnam.