Dunia
Krisis Politik Thailand

Dimanapun Mendarat, PM Somchai Tetap Dicegat

Bandar udara milik militer tersebut berjarak sekitar 190 kilometer dari Bangkok

Rabu, 26 November 2008, 16:39 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Somchai Wongsawat (AP Photo/Sakchai Lalit)

VIVAnews - Partai Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) menggerakkan massa pendukung menuju ke bandara U-Tapao di wilayah timur propinsi Rayong, Thailand. Itu setelah mereka mendengar kabar bahwa Perdana Menteri (PM) Thailand, Somchai Wongsawat dan rombongan, yang tengah dalam perjalanan pulang dari Peru, akan mendarat di bandar udara militer U-tapao

Bandara yang juga merupakan pangkalan militer tersebut berjarak sekitar 190 kilometer dari Bangkok. Mereka akan berupaya
"menyambut" kedatangan Perdana Menteri (PM) Somchai Wongsawat. Somchai diberitakan akan tiba di pangkalan militer U-Tapao pada pukul 5.00 sore ini.

Menurut harian The Nation dalam situs internet Rabu 26 November 2008, pimpinan PAD yang berada di gedung pemerintah mengumumkan bahwa massa PAD akan berkumpul di bandara U-Tapao. Mereka akan menghalangi Somchai keluar dari area bandara apabila pesawat Somchai jadi mendarat di sana.

Sampai berita ini diturunkan massa PAD menolak meninggalkan Suvarnabhumi. Mereka bertekad tetap menguasai bandara hingga Somchai mundur dari jabatan PM.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ