VIVAnews - Pemerintah Iran melarang warganya untuk bekerja sama dengan organisasi asing. Menurut Iran, kelompok atau organisasi asing tersebut berupaya mencampuri pemerintahan Iran.
Seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC, Selasa 5 Januari 2010, sebanyak 60 organisasi asing masuk ke daftar hitam, termasuk kelompok hak asasi manusia, situs oposisi Iran, serta media dari Inggris dan Amerika Serikat.
BBC, Voice of America (VOA), National Defense University AS, Soros Foundation, dan East Euro Democratic Centre (EUDC) merupakan beberapa organisasi yang dicekal.
Kepada Press TV, deputi menteri intelijen mengatakan kelompok-kelompok itu terlibat dalam perang diam-diam terhadap negara. Pemerintah mengatakan, kelompok yang masuk daftar hitam itu ikut memicu terjadinya kerusuhan pasca pemilihan presiden tahun lalu.
Press TV mengutip seorang pejabat yang mengatakan bahwa bekerja sama dengan kelompok-kelompok itu, menandatangani kontrak dengan mereka atau menerima bantuan dari mereka, adalah ilegal.
Dia mengatakan, menerima dana dari negara lain juga ilegal. Dia juga memperingatkan agar warga Iran menghindari hubungannya tidak biasa dengan kedutaan negara dan warga negara lain.