Dunia
Pembajakan Kapal Tanker

17 Awak Kapal Indonesia Selamat

Dua kapal, berjenis kargo dan tanker, dibajak di perairan lepas pantai Somalia, 1 Januari.

Minggu, 3 Januari 2010, 12:20 WIB
Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini
Menjaga kapal dari pembajak (AP Photo/Tom Maliti)

VIVAnews - Dua kapal berjenis kargo dan tanker, dibajak di perairan lepas pantai Somalia, 1 Januari 2010. Salah satunya, kapal tanker Pramoni berbendera Singapura yang ditumpangi 24 awak kapal, dimana sebanyak 17 orang di antaranya berasal dari Indonesia.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah mengaku pemerintah telah mendapat informasi nama-nama awak kapal asal Indonesia yang saat ini masih terjebak di perairan Somalia.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh dari agen kapal Pramoni, semua awak kapal selamat. Kapal tersebut saat ini masih dibajak di perairan Somalia," kata Teuku Faizasyah kepada VIVAnews melalui sambungan telepon di Jakarta, Minggu, 3 Januari 2010.

Meski telah mengantongi nama-nama 17 awak kapal yang tersandera oleh pembajak, Teuku enggan membeberkan terlebih dulu karena belum diinformasikan ke pihak keluarga.

Dia mengatakan, sejak kemarin, pihak agen pemilik kapal, Zodiac Management Agency, telah berupaya melakukan upaya penyelamatan kapal, namun hingga saat ini proses negosiasi dinyatakan masih alot.

"Informasi yang kami terima masih minim. Kami masih menunggu perkembangan negosiasi antara agen kapal dengan bajak laut," ujarnya.

Seperti yang dikutip dari lama AP, di hari pertama 2010, sebuah kapal kargo dan kapal tanker bermuatan kimia dibajak oleh bajak laut di perairan lepas pantai Somalia. Pembajakan itu merupakan yang keempat kalinya dalam satu pekan terakhir.

Kasus tersebut makin menunjukkan bahwa pembajakan tetap menjadi masalah serius dalam satu tahun terakhir.

Dua kapal yang dibajak tersebut adalah Asian Glory yang berbendera Inggris. Sementara itu, kapal lainnya adalah Pramoni berbendera Singapura. Pramoni dibajak dalam perjalanan di Teluk Aden, salah satu perairan tersibuk di dunia. Awak kapal Asian Glory yang berjumlah 25 orang terdiri atas warga negara Ukraina, Bulgaria, India, dan Rumania.

Pejabat pelabuhan mengatakan, ke-25 awak kapal Asian Glory juga dikabarkan selamat. Asian Glory dibajak sekitar 1.000 kilometer sebelah timur Somalia. Dalam dua tahun terakhir, bajak laut di Somalia telah membajak lebih dari 80 kapal.

hadi.suprapto@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
GB Sukarno
03/01/2010
Bajak laut tsb. bisa jadi peliharaan "seseorang". Kalau bener2 mau memberantas, apa susahnya negara maju seperti EROPA & AMERIKA pasukannya menyamar jadi ABK sebuah kapal dan sewaktu dibajak langsung dar-der-dor kaya di film2 itu????? ANEH.....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ