Dunia

Gerhana Bulan di Malam Tahun Baru

Tempat paling tepat menyaksikannya di Eropa dan Afrika tengah.

Selasa, 29 Desember 2009, 23:27 WIB
Arfi Bambani Amri, Anda Nurlaila
Gerhana Matahari di sebagian wilayah Asia (AP Photo/Heng Sinith)

VIVAnews - Gerhana bulan sebagian akan terjadi di hampir seluruh wilayah Eropa, Afrika dan Asia tepat pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2009 mendatang.

Seperti dimuat laman Space, gerhana bulan terjadi rata-rata dua kali setahun. Gerhana bulan hanya dapat diamati penduduk di setengah permukaan bumi, karena adanya perbedaan waktu. Ketika bayangan bumi tepat mengenai permukaan bulan, saat itulah gerhana terjadi.

Bertepatan dengan gerhana di belahan dunia lainnya, bulan purnama sebagian terjadi di wilayah Amerika utara yang sering disebut 'bulan biru'. Peneliti mengatakan, kemunculan purnama dapat disaksikan pada pergantian tahun kecuali ada gangguan di atmosfer, seperti debu gunung berapi.

Gerhana bulan sebagian terjadi saat bulan menjadi gelap akibat bayangan bumi. Apabila diperhatikan, bayangan gelap bumi di permukaan bulan lebih halus dan  berwarna kemerah-merahan.

Walaupun tidak dapat disaksikan dengan mata telanjang di wilayah Amerika Utara, warga masih dapat menikmati peristiwa ini melalui simulasi perangkat lunak seperti Starry Night. Sebuah teleskop yang menggunakan perangkat lunak ini dapat memperlihatkan gerhana dari wilayah bumi manapun.

Menurut perhitungan peneliti, inilah tahapan terjadinya serta waktu gerhana bulan untuk wilayah Eropa barat dan Afrika Tengah.

Saat matahari terbenam, bulan purnama akan terbit dari barat daya. Sekitar pukul 06.17 malam Jumat waktu lokal, bulan mulai memasuki bayangan bumi, meskipun belum terlihat mata telanjang. Pada pukul 07.52 malam, bulan mulai memasuki bayangan tergelap bumi yang disebut umbra. Gerhana sebagian terjadi tepat pada pukul 08.32. Selanjutnya  bulan akan meninggalkan umbra pada pukul 08.53. Sisa bayangan terakhir gerhana akan menghilang pada pukul 10.28 malam.

Para pengamat di seluruh belahan dunia membuat penyesuaian waktu tergantung wilayah waktu masing-masing. Warga di daratan Australia kemungkinan menyaksikan gerhana bulan sebelum bulan terbenam menjelang dini hari pada 1 Januari 2010. (AP)

• VIVAnews
Rating
Komentar
B Setiawan
31/12/2009
Perlu waktu yang jelas, itu WIB atau UT. Nuwun
Balas   • Laporkan
aco
30/12/2009
moga masih diberi umur panjang untuk melihat fenomena alam.amin
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ