VIVAnews - Menteri Kesehatan Thailand mengundurkan diri setelah dia diduga terlibat dalam korupsi dan penyimpangan anggaran sebesar US$ 2 miliar (Rp 1,38 triliun).
Witthaya Kaewparadai termasuk dalam laporan daftar nama politisi dan pejabat yang dicurigai terlibat dalam rencana implementasi stimulus sebesar 86 miliar bath (Rp 24,35 triliun). Dana tersebut dikucurkan pemerintah Thailand sebagai bagian skema stimulus ekonomi selama krisis.
Berdasarkan investigasi tim pencari fakta, ditemukan harga peralatan medis yang dikeluarkan kementerian yang dipimpin Witthaya jauh lebih tinggi daripada harga normal. Peralatan medis yang diaudit diantaranya sistem monitor jantung dan peralatan radioaktif untuk penyakit kanker.
"Laporan menunjukkan orang-orang tersebut melakukan penyimpangan dengan cara-cara yang tidak sesuai aturan sehingga diduga ada tindak korupsi," ungkap Vichai Chotevivat, kepala tim pencari fakta seperti dimuat dari harian Strait Times, edisi Selasa, 29 Desember 2009.
Witthaya, yang menjadi anggota partai Demokrat mengatakan ia akan menyerahkan surat pengunduran dirinya Rabu besok. Namun ia membantah menyetujui proyek yang kini telah dihentikan tersebut. "Saya hanya merespon permintaan masyarakat," katanya singkat.