VIVAnews - Bayi kembar yang semula dempet di bagian kepala, Trishna dan Krishna diperkenankan meninggalkan rumah sakit Australia. Para dokter yang melakukan pembedahan di jaringan kepala keduanya memutuskan kedua bocah harus merayakan ulang tahun ketiga di rumah.
Kedua bayi perempuan yang terlahir menyatu di bagian kepala, pulih dengan cepat sejak operasi pemisahan selama 32 jam lima pekan lalu.
"Kami sangat senang melihat perkembangan keduanya," ungkap dokter bedah di Rumah Sakit Royal Children Melbourne Australia, Virginia Maixner seperti dimuat laman harian Strait Times. Kepulangan Trishna dan Krishna, Selasa, hanya selang sehari sebelum keduanya merayakan ulang tahun ketiga Rabu esok. "Saya harap mereka panjang umur dan selalu bahagia," kata Maixner.
Kedua bayi dibawa ke Melbourne dua tahun lalu setelah ditemukan pekerja kemanusiaan Australia di sebuah panti asuhan Dhaka, Bangladesh. Jika tidak segera mendapat perawatan intensif, kedua bocah terancam meninggal dunia.
Tiba di Australia, si kembar dirawat di rumah sakit Royal Children. Di rumah ini pula dokter mempersiapkan dan melakukan operasi pemisahan kepala maraton selama 32 jam. Walaupun operasi hanya berpeluang berhasil 25 persen dan kemungkinan adanya kerusakan otak, keduanya menunjukkan pemulihan yang cepat pasca operasi. Keduanya kini dapat berdiri sendiri. Padahal sebelumnya mereka hanya dapat merayap menggunakan tulang belakang. Dokter percaya kedua bayi kembar akan sembuh tanpa kerusakan syaraf.