Dunia
Dubai World Gagal Bayar

Gubernur NTB Surati Emaar Properties

Emaar Properties hingga saat ini belum memulai proyek pembangunan di Lombok Tengah.

Selasa, 8 Desember 2009, 15:13 WIB
Umi Kalsum
Suasana kota Dubai (AP )

VIVAnews - Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi berkirim surat ke pimpinan PT Emaar Properties LLC, Sergio, di Dubai terkait proyek pembangunan kawasan wisata terpadu di Kuta Lombok Tengah. Zainul mengharapkan  Emmar Properties tetap menindaklanjuti agenda-agenda yang sudah diputuskan kedua pihak.

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi NTB Abdul Malik menegaskan persyaratan yang diajukan  Emaar Properties sudah dipenuhi pemerintah NTB meskipun belum sempurna. "Kalau kesiapan yang mereka sarankan seperti lahan kan sudah kita sediakan, kebutuhan
yang mereka harapkan itu akan kita penuhi secara bertahap," kata Abdul Malik kepada wartawan di Mataram, Selasa 8 Desember 2009.

Penegasan tindak lanjut proyek oleh Emaar Properties itu sangat diperlukan untuk meyakinkan masyarakat tentang investasi perusahaan Dubai tersebut. Sementara itu terkait krisis keuangan hebat yang melanda Dubai, Abdul Malik menegaskan hingga saat ini belum berpengaruh terhadap investasi kawasan wisata bernilai US$ 600 juta itu.

Meski demikian Emaar Properties hingga saat ini belum memulai proyek pembangunan kawasan wisata terpadu di Lombok Tengah. Proyek tersebut merupakan hasil kerjasama antara perusahaan Dubai Emaar Properties dengan Bali Tourism Development Corporation (BTDC). Dubai Emaar memiliki 85 persen porsi pembangunan kawasan wisata di Lombok dan sisanya dimiliki pemerintah.

Pemerintah NTB berharap  Emaar Properites segera mempertegas tindak lanjut proyek pembangunan kawasan wisata terpadu tersebut. Keberadan Emaar sangat erat kaitannya dengan pembangunan Bandara Internasional Lombok. Emar akan melakukan investasi pada lahan seluas sekitar 500 hektar dengan membangun hotel berbintang sehingga dapat menarik wisatawan terutama dari Timur Tengah.

"Sementara ini Pemprov NTB masih fokus pada pembangunan Bandara Internasional Lombok, sedangkan untuk proyek kawasan wisata di Lombok Tengah melalui Emaar Properties  masih belum," ujar Abdul Malik.

Laporan : Edy Gustan | NTB

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ