VIVAnews - Aksi kekerasan antara Kepolisian Yunani dan pendemo kembali terjadi pada peringatan satu tahun penembakan seorang remaja di Athena setahun lalu. Ribuan massa pendemo yang berjalan kaki di jalan raya Athena berkonfrontasi dengan polisi dan menyebabkan puluhan terluka dan ratusan orang ditangkap.
Stasiun televisi Press TV mengungkapkan, pemrotes merangsek masuk ke kantor Universitas Athena dan mendudukinya Minggu malam waktu setempat (Senin WIB). Pendemo kemudian menurunkan bendera Yunani dan menggantinya dengan bendera berwarna merah-hitam yang dipakai polisi di seputar kampus.
Dikutip Senin 7 Desember 2009, sedikitnya 20 orang termasuk Dekan Universitas Christos Kittas terluka saat ketegangan semakin meningkat diantara kedua pihak. Para pendemo melempar batu dan petasan ke arah polisi yang dibalas dengan tembakan gas air mata.
Kepolisian Yunani menyatakan menangkap sedikitnya 300 pendemo. Sedangkan korban luka-luka dari kepolisian mencapai 16 orang.
Demonstrasi ini merupakan peringatan satu tahun kematian Alexandros Grigoropoulos, remaja 15 tahun yang mengalami luka serius dan akhirnya meninggal akibat konfrontasi antara sekelompok remaja belasan tahun dengan polisi tahun lalu.
Kematian remaja ini menyulut serangkaian protes di Yunani yang berubah menjadi kekerasan. Kepolisian akhirnya turun tangan dalam menangani demo. Dua orang polisi tewas dalam serangkaian demo tersebut.
• VIVAnews