VIVAnews - Sekelompok orang berniat mengadakan berpesta minuman keras, lengkap dengan musik dipandu DJ di atas gunung es dekat pantai Selandia Baru. Kelompok itu akan mendarat dengan helikopter dan berkemah di atas gunung es akhir pekan ini.
Reynolds Bierman yang berprofesi sebagai pekerja kontruksi kepada stasiun televisi NZTV mengatakan, timnya sedang bekerja agar bisa melaksanakan pesta itu. "Kami akan memahat bar untuk minuman dan sebuah panggung untuk pesta," kata pria berusia 38 tahun itu.
Dia mengatakan pakar Glasiologi akan meneliti keselamatan gunung es yang akan dijadikan tempat pesta. "Apakah berpotensi terguncang atau tenggelam," uja Bierman.
Awal pekan lalu, sebuah gunung es dengan ketinggian 30 meter yang bergerak dari Antartika menuju Pulau Macquarie, 1.000 km di sebelah tenggara Selandia Baru. Gunung es ini adalah bagian daratan es Ross yang runtuh pada 2000 yang sebagian pecahannya juga mendekati Selandia Baru tiga tahun silam.
Gunung es terbaru melewati Pulau Auckland, sekitar 400 km di selatan pulau Buff akhir pekan lalu. Selama 10 hari terakhir, beberapa gunung es mendekati daratan dan dianggap sebagian orang sebagai tempat yang tepat untuk sebuah 'pesta es'.
Setelah memahat es menjadi sebuah bar, kelompok pekerja ini akan menyuguhi tamu dengan minuman keras dan musik. Salah satu anggota kelompok dan juga seorang DJ, Phil Meadows berharap akan mencatat rekor dunia dengan mencipta lagu di atas gunung es.
Kelompok ini juga sedang bernegosiasi agar pesta mereka dapat disiarkan langsung dari saluran televisi Australia (Channel 9). Mereka akan mempromosikan acara itu di Youtube, My Space, dan FaceBook lewat telepon satelit.
Mereka mengklaim kegiatan itu akan meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim. Diperkirakan tayangan ini akan ditonton 50 juta orang melalui jaringan televisi dan situs pertemanan.
Tiga tahun lalu, ratusan gunung es juga mendekati pantai Southland Catlins, dan mendekat sejauh 25 km dari daratan, pertama kalinya sejak 1931.
Perusahaan helikopter Otago menawarkan perjalanan wisata melihat gunung es. Perusahaan mematok pembayaran sebesar $NZ600 atau sekitar Rp4,08 juta per penumpang untuk mengitari gunung es terdekat selama 90 menit.
antique.putra@vivanews.com