Dunia
Hujan Deras di Arab Saudi

Kota Jeddah Kebanjiran, 24 Tewas

Warga diminta naik ke atap bangunan untuk menghindari luapan banjir

Kamis, 26 November 2009, 09:43 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Para jemaah calon haji berjalan di tengah banjir di Jeddah, Arab Saudi (AP Photo/Hassan Ammar)

VIVAnews - Sedikitnya 24 orang tewas dan beberapa orang terluka akibat banjir yang dipicu hujan lebat di Kota Jeddah, Arab Saudi, Rabu 25 November 2009. Pejabat setempat mengungkapkan kebanyakan korban tewas akibat tenggelam.

Ratusan rumah dan toko di Jeddah tergenang air karena jalanan banjir. Saat itu, hujan deras mengguyur kota pelabuhan dan pintu masuk penerbangan internasional di Arab Saudi itu selama hampir dua jam.

Pejabat pemerintah Jeddah, Mishaal bin Majed, memerintahkan pembangunan pusat-pusat kontrol untuk memonitor situasi tiap 12 jam. Di distrik Abraq Al-Raghama, warga diminta naik ke atap bangunan untuk menghindari banjir yang ketinggiannya semakin naik. Di kota-kota lain, sistem pengeringan tidak mampu mengatasi luapan air.

Seperti dikutip dari laman Arab News, di distrik Safa dan wilayah lain, aliran listrik terputus sejak sekitar pukul dua pagi. Hujan deras ini mengguyur di hari pertama ibadah Haji, sehingga membuat arus lalu lintas terganggu.

Banjir terparah terjadi di daerah dataran rendah di timur Jeddah-Mekah Expressway, hingga mengisolir ratusan orang di distrik Quwazah dan Abruq Al-Raghama. Tiga helikopter, sejumlah perahu karet, dan juga para penyelam bekerja keras menyelamatkan orang-orang yang terperangkap. Jembatan di Mekah-Jeddah Expressway sebagian rusak akibat banjir.

Banjir tidak hanya menyebabkan kekacauan di jalan-jalan kota Jeddah. Jalan menuju Jeddah juga tertutup. Arus lalu lintas ditutup selama beberapa jam di Makkah Expressway. Jemaah calon haji yang akan menuju Mekah tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Beberapa dari mereka bahkan memilih berjalan kaki sementara sopir kendaraan mereka memilih jalan memutar.  Sementara itu, Bandara Internasional King Abdulaziz International Airport tidak terlalu terganggu meski tiga pesawat yang akan mendarat dialihkan ke Madinah.

• VIVAnews
Rating
Komentar
rahmad tris
26/11/2009
alhamdulillah..hujan pasti membawa berkah bagi kehidupan di mekah..dan mudah-mudahan para tamu Allah (khususnya dari Indonesia) menjadi lebih sabar..dalam menunaikan rukun haji...amin.
Balas   • Laporkan
Nana kurniadi
26/11/2009
Mudah-mudahan banjir di Mekkah, tidak memberatkan jamaah Indonesia dalam menjalankan ibadah wukuf di Arafah. Tapi saya yakin mereka terbiasa dengan banjir di Indonesia, jadi sudah tidak kaget lagi...Sabar ya wahai tamu Allah.
Balas   • Laporkan
Azi rashid
26/11/2009
Semoga jamaah haji Indonesia diberikan keselamatan, walaupun hujan deras menerjang kota suci, mudah-mudahan itu sebagai bagian dari ujian buat mereka menuju haji mabrur. Amin...
Balas   • Laporkan
ato
26/11/2009
doa para masyayikh makbul, kemarin barusaja sholat istisqo dan sekarang deberi rahmat berupa hujan yang menyiram tanah arab saudi terutama di gassim sampai pagi ini masih gerimis, dan suasana jalan tergenang air, alhamdulillah di sini tak ada pedagang kak
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ