Dunia
Blog Ulil Abshar-Abdalla

2012 Bukan Film tentang Kiamat

Apakah benar film 2012 mempropagandakan agama tertentu?

Selasa, 24 November 2009, 05:45 WIB
Arfi Bambani Amri
Ulil Abshar Abdalla (Vivanews/ Amatul Rayyani)

VIVAnews - Film 2012 yang digarap oleh sutradara Jerman Roland Emmerich itu sekarang menjadi kegemparan di sejumlah kota di Indonesia. Ribuan orang berduyun-duyun ke gedung bioskop untuk menyaksikannya. Pertama kali pergi bersama isteri ke gedung bioskop Cineplex 21 di Setiabudi Building, saya tidak mendapatkan tiket. Semua tiket ludes, bahkan hingga pertunjukan paling akhir selepas tengah malam. Kebetulan saat itu adalah malam Minggu.

Seminggu kemudian, saya datang kembali, tetap bersama isteri, untuk menonton film itu. Kali ini lumayan beruntung, karena akhirnya kami mendapatkan tiket. Tetapi, kami harus sedikit memendam rasa kecewa, karena mendapatkan tempat duduk persis satu baris sebelum deretan kursi yang paling depan, hanya beberapa meter saja dari layar. Selama film itu diputar, saya harus menonton film itu dengan sedikit mendongak. Usai menonton, leher saya terasa pegal-pegal.

Kenapa film ini mendadak menjadi kegemparan? Pertama, karena judulnya sendiri, 2012. Konon, itulah tahun yang diramalkan sebagai akhir dunia atau kiamat. Publik tentu penasaran, seperti apakah dunia kalau kiamat nanti datang. Kedua, ada komentar dari salah satu petinggi MUI, yaitu H Amidhan, bahwa film ini mengandung propaganda ‘agama’ tertentu. Maksudnya mungkin agama Kristen (saya tidak tahu, dari sudut mana film ini mengandung unsur propaganda Kristen; Roland Emmerich jelas seorang agnostik, dan tidak peduli dengan soal kekristenan).

Bahkan ada rumor bahwa film ini akan dilarang beredar, karena dianggap tidak ‘Islami’. Khawatir film ini tidak lagi beredar di pasaran, publik tak sabar untuk segera menontonnya. Sebuah media bahkan memberitakan bahwa di Bali, sejumlah penonton rela membeli tiket dengan harga dua kali lipat dari seorang calo.

Lebih jauh pendapat Ulil tentang film ini, klik di sini.
_________

* Ulil Abshar-Abdalla adalah mantan Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Maya Manusia Nahdlatul Ulama. Ulil yang menyiapkan diri menjadi calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini sedang menyelesaikan program doktor di the Department of Near Eastern Languages and Civilizations, Universitas Harvard, Amerika Serikat.

• VIVAnews
Rating
Komentar
john
14/10/2011
judul film ini sensasi saja agar punya nilai ekonomi.Bagi yang muslim,lihat buku "Al-Quran dan 2012" oleh Ali Adams.Atau lihat di intenet.Apakah suatu kebetulan penjmlhan angka2 nomor ayat di Al-Quran =1433 H =2012 ??.355 Jml har per thn.Wallahu'alamm
Balas   • Laporkan
juventus
20/10/2010
film nya bagus...bsa jdi pengingat kita,bahwa kiamat itu bukan isapan jempol belaka... bkin jilid 2 nya dong...yg main gw ma miyabi.judulnya ganti jd KIAMAT MEMBAWA NIKMAT hahahahaha
Balas   • Laporkan
dudung
17/07/2010
JIL..itu musuh dlm selimut>>>itu interfensi asing (amerika)>>utk menghancurkan Islam>>Film 2012 sengaja diangkat utk mendangkalkan akidah ummat islam>>>agar percaya Tahyul>>>JIL= Jaringan Israel Lanjutan>>>
Balas   • Laporkan
Djat11
24/05/2010
Lha wong cuma film.. ga beda dengan film One day after tommorow... CUMA FILM...
Balas   • Laporkan
yulia safitri
09/05/2010
film nya sih oke-oke aja. sekalian mengingatkan kita akan terjadinya kiamat..tapi, yang harus ditekankan adalah jangan percaya bahwa 2012 itu akhir dari segalanya. karena hanya Allah yang tahu kapan terjadinya hari dahsyat itu.
Balas   • Laporkan
rudi
28/04/2010
ya saya sangat setu bahwa flm 2012 ini bkanlah flim tntang kiamat...
Balas   • Laporkan
rudi
28/04/2010
ya saya sangat setu bahwa flm 2012 ini bkanlah flim tntang kiamat...
Balas   • Laporkan
cici
09/04/2010
hny Tuhan sja yg tw kpan dunia akn brkhir,,,,tp Tuhan brjanji akn melindngi stiap umatnya yg prcya so,ngapain tkut....................!!!!!!111
Balas   • Laporkan
bangwz
11/01/2010
akh biasa org awam mah bikin ribet,segala sesuatu ambil baik dan buang jelek nyak. biarkan org punya kreasi toh kita mah gak bisa bikin yang kaya gitu,cuma ketimbang nonton saja dah di komentatorin kaya liga champion ....//@@
Balas   • Laporkan
nugroho
26/12/2009
kalo kite ude nongton pilem ini pasti jelas banget....itu cuman pilem.....masa kalo kiamat masih ade nyang selamet/masih idup.......naganaganye propegande ajeeee nyang hebat...jadi kte kite penasaran....tiket laris manis....eeeeh buntutnye uang kumpul dee
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ